Iva Jovic Pertahankan Gelar di Guadalajara, Kalahkan Stearns
Iva Jovic berhasil mempertahankan gelar Guadalajara Open setelah menundukkan kompatriotnya, Peyton Stearns, 6-4, 6-2 pada Minggu, 20 September 2026 di Panamerican Tennis Center, Guadalajara. Kemenangan langsung dua set itu diraih oleh petenis berusia 18 tahun dalam waktu 1 jam 26 menit.
Laga final
Final berjalan dalam kontrol Jovic sejak awal. Pada set pertama, kedua pemain saling mempertahankan servis hingga delapan gim pertama tanpa menghadapi peluang break point. Situasi berubah ketika Jovic mematahkan servis Stearns untuk memimpin 5-4, lalu menutup set pertama 6-4 setelah 46 menit.
Memasuki set kedua, Jovic segera merebut servis Stearns untuk unggul 2-0. Ia kembali mematahkan servis lawan dan memimpin 5-2, sebelum menuntaskan pertandingan pada championship point ketiga. Pukulan backhand menyilang garis dari Jovic memastikan kemenangan dan gelar keduanya di Guadalajara.
Perjalanan di Guadalajara
Kemenangan ini melengkapi pencapaian Jovic yang menjadi juara di tempat yang sama pada musim lalu saat usianya 17 tahun. Tahun ini ia tampil impresif dengan tidak kehilangan satu set pun sepanjang turnamen, sehingga menjadi juara tunggal berulang pertama dalam sejarah singkat acara ini.
Reaksi dan atmosfer
Dalam seremoni penyerahan trofi, Jovic menyatakan kegembiraannya bisa kembali menjuarai turnamen tersebut dan menyebut dukungan penonton sebagai elemen penting yang membantunya.
"Luar biasa bisa kembali ke final di sini, bersama trofi indah dan sombrero ini,"
"Kalian telah memberikan saya begitu banyak semangat. Dukungan penonton adalah hal yang paling saya sukai setiap kali datang ke sini, jadi terima kasih banyak telah hadir dan memberikan dukungan,"
Ia juga mengapresiasi penonton yang tetap mendukung meski hujan turun saat seremoni berlangsung.
Musim kedua di WTA Tour dan dampak peringkat
Hasil di Guadalajara menambah catatan solid Jovic sepanjang musim keduanya di WTA Tour. Ia mencapai final Hobart dan melaju ke perempat final Australian Open 2026, termasuk meraih kemenangan pertamanya atas pemain Top 10, Jasmine Paolini, di Melbourne.
Rangkaian performa itu membawa Jovic masuk ke jajaran Top 20 pada Februari, serta menembus pekan kedua di Wimbledon dan US Open. Peringkat WTA terbarunya diproyeksikan naik ke posisi ke-13, yang akan menjadi rekor tertinggi dalam kariernya.
Dengan konsistensi dan kemenangan beruntun di Guadalajara, Jovic semakin menegaskan diri sebagai salah satu talenta muda yang wajib diperhitungkan di sirkuit WTA.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Putri Indonesia Menang 3-0 atas Mongolia di Asian Games 2026
Tim bulutangkis putri Indonesia menang 3-0 atas Mongolia di Asian Games 2026 dan langsung lolos ke babak ber...
Sumaya ke Final Teqball Asian Games 2026, Bidik Emas
Sumaya melaju ke final teqball Asian Games 2026 di Nagoya dan akan hadapi Wai Khin Hnin; kelolosan ini memas...
Barcelona Perpanjang Kontrak Raphinha hingga 2029
Barcelona hampir merampungkan perpanjangan kontrak Raphinha hingga 2029, termasuk penambahan satu tahun dan...
Harry Kane: 73 Gol Bukti Layak Ballon d'Or 2026
Harry Kane menyebut 73 gol musim ini sebagai bukti kuat layak untuk Ballon d'Or 2026 dan menyerahkan penilai...
KBRI Tokyo Puji WNI Nagoya Dukung Tim Indonesia di Asian Games
KBRI Tokyo mengapresiasi WNI Nagoya yang menampilkan seni tradisional di Festival One Asia World untuk mendu...
Mourinho: Real Madrid Harus Hindari Penurunan Performa
Mourinho minta Real Madrid perbaiki aspek permainan dan jaga performa jelang derby kontra Atlético pada 20 S...