NASA Tambah Tiga Misi SpaceX ke ISS senilai $946 Juta
NASA menambah tiga misi kepada SpaceX untuk mengantar astronaut ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Keputusan diumumkan pada 19 September 2026 dan mencakup misi Crew-15, Crew-16, dan Crew-17 dengan nilai kontrak total 946 juta dolar AS.
Ruang lingkup kontrak
Kontrak ini mencakup seluruh layanan misi, mulai dari persiapan di darat, peluncuran, operasi di orbit, hingga kepulangan dan pemulihan awak. Layanan juga meliputi pengiriman kargo serta penggunaan wahana sebagai sekoci penyelamat saat berada di ISS.
- Peluncuran dan operasi orbital
- Kepulangan dan pemulihan awak
- Pengiriman kargo ke ISS
- Kemampuan wahana sebagai sekoci penyelamat
Durasi dan total nilai kontrak
Pelaksanaan tambahan misi ini berlaku hingga 2030. NASA menjadwalkan kesiapan misi pada tahun 2027 dan 2028. Dengan penambahan tiga penerbangan, total misi SpaceX di bawah kontrak Commercial Crew Transportation Capability (CCtCap) menjadi 17 penerbangan.
Nilai keseluruhan kontrak CCtCap antara NASA dan SpaceX kini mencapai 5,92 miliar dolar AS. Angka ini merefleksikan komitmen jangka panjang untuk menjaga akses manusia ke ISS lewat mitra komersial.
Latar program CCtCap
Program CCtCap adalah skema kemitraan pemerintah-swasta yang sejak 2014 mendukung layanan transportasi awak ke ISS. Tujuan utamanya adalah menciptakan akses rutin dan andal ke stasiun tersebut melalui mitra komersial.
Sertifikasi dan kapasitas wahana
Sebelum mengangkut astronaut, NASA melakukan proses sertifikasi untuk memastikan sistem transportasi memenuhi standar keselamatan dan operasional. SpaceX memperoleh sertifikasi NASA untuk penerbangan awak pada November 2020.
Sistem Dragon bersama roket Falcon 9 mampu membawa hingga empat astronaut sekaligus, bersamaan dengan kargo penting untuk misi di ISS. Saat ini, misi Crew-12 masih berada di orbit dan tengah merapat di stasiun sebagai bagian dari rotasi awak yang berkelanjutan.
Dampak dan prospek ke depan
Penambahan tiga misi ini memperkuat jaminan akses rutin ke ISS sampai akhir dekade. Keputusan juga menunjukkan kepercayaan berkelanjutan NASA terhadap layanan komersial untuk transportasi awak.
Ke depan, jadwal peluncuran dan rincian manifest awak untuk Crew-15, Crew-16, dan Crew-17 akan dipublikasikan oleh NASA dan SpaceX setelah persiapan misi rampung dan sertifikasi akhir tercapai.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
SWITCH 2026: Singapura Dorong Perusahaan Siapkan Pekerja Hadapi AI
SWITCH 2026 dibuka di Marina Bay Sands; pemerintah Singapura mengimbau perusahaan menyiapkan pekerja menghad...
ITSEC Asia Gandeng SGCI Bawa Keamanan Siber ke Pantai Gading
ITSEC Asia menggandeng SGCI menyediakan layanan keamanan siber berkelanjutan bagi institusi publik dan infra...
Bali Tech Week 2026 Targetkan 5.000 Peserta untuk Tarik Investasi Digital
Bali Tech Week 2026 digelar 19–23 Okt di Sanur, Bali, menargetkan 5.000 peserta dari 37 negara untuk menarik...
Perusahaan RI Risau Kehilangan Manfaat AI jika Hanya Jalankan Pilot
Perusahaan Indonesia berisiko kehilangan manfaat produktivitas AI jika hanya menjalankan pilot; butuh pelati...
Adopsi AI Melonjak, Ancaman Kebocoran dan Kedaulatan Data
Adopsi AI di Indonesia meningkat pesat, namun risiko kebocoran data dan kedaulatan informasi menguat akibat...
Gerhana Matahari Total 2027: Siang Terbenam 6 Menit di Luxor
Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 akan menggelapkan siang hingga 6 menit di beberapa wilayah daratan, te...