Pogacar Menang Etape 19, Dekatkan Gelar Tour de France 2026
Tadej Pogacar semakin dekat mengunci gelar Tour de France 2026 usai menjuarai Etape 19 pada Jumat, 24 Juli 2026. Pebalap UAE Team Emirates-XRG itu memenangi etape pegunungan dari Gap ke Alpe d'Huez dan mempertegas dominasinya di klasemen umum.
Ringkasan Etape 19
Etape 19 melintasi rute pegunungan relatif pendek sejauh 127,9 kilometer dari Gap menuju Alpe d'Huez. Cuaca cerah mengiringi jalannya perlombaan sepanjang hari, sehingga kondisi lintasan mendukung serangan para pemimpin balapan.
Pogacar tampil agresif sejak fase akhir dan meneruskan aksinya hingga garis finis. Ia menuntaskan etape dalam waktu 3 jam 17 menit 57 detik, memastikan kemenangan etapenya yang kelima pada Tour tahun ini.
Perkembangan di Tanjakan
Persaingan poin raja tanjakan berlangsung intens. Tantangan pertama muncul di tanjakan Kategori 2, Col Bayard, di mana Valentin Paret-Peintre mengumpulkan poin penting bagi perburuan klasemen tanjakan.
Kemudian para pebalap harus menaklukkan tanjakan Kategori 1, Col du Noyer. Di situ Paret-Peintre kembali unggul dan merebut tambahan poin, termasuk merebut 10 poin di salah satu titik penilaian. Upaya ini membuatnya memimpin perburuan poin, tetapi menguras tenaga menjelang akhir etape.
Akibatnya, Paret-Peintre tertinggal dari kelompok terdepan pada fase akhir setelah berfokus mengejar poin tanjakan.
Hasil Etape dan Dampak pada Klasemen
Selain Pogacar di posisi pertama, Lenny Martinez finis kedua dengan selisih 6 detik. Richard Carapaz, pemenang etape sebelumnya, melengkapi podium di tempat ketiga, tertinggal 9 detik dari pemenang.
Kemenangan ini memperkokoh posisi Pogacar di puncak klasemen umum. Ia kini unggul 7 menit 11 detik atas Remco Evenepoel yang berada di peringkat kedua, sehingga peluangnya mempertahankan gelar semakin besar.
Prospek Hingga Paris
Tour de France 2026 kini menyisakan dua etape menuju finis di Paris. Dengan keunggulan waktu yang signifikan, Pogacar berada dalam posisi nyaman untuk mempertahankan gelar yang diraihnya musim lalu.
Meskipun demikian, sisa etape tetap menawarkan peluang bagi penantang untuk mencoba mengurangi defisit waktu. Kontrol tim dan strategi hari-hari mendatang akan menentukan apakah Pogacar dapat membawa pulang gelar juara lagi.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Resmi Gantikan Nagelsmann, Klopp Jadi Pelatih Timnas Jerman
Jurgen Klopp resmi ditunjuk pelatih timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030, menggantikan Julian Nagelsmann se...
Ciputra Golfpreneur 2026, Ajang Pembuktian Pegolf Indonesia
Ciputra Golfpreneur 2026 digelar 26–29 Agustus di Damai Indah BSD; 40 pegolf Indonesia berlaga di Asian Deve...
Jurgen Klopp Resmi Latih Timnas Jerman hingga 2030
Jurgen Klopp resmi ditunjuk melatih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030, mulai bertugas 15 Agustus 2026 de...
Manchester United Bidik Kemenangan Perdana Pramusim vs Rosenborg
Manchester United akan mencari kemenangan pramusim pertama saat melawat ke Rosenborg, Jumat 24 Juli 2026, us...
Elliot Anderson Resmi Gabung Manchester City
Elliot Anderson resmi ke Manchester City dengan transfer rekor £116 juta dan kontrak lima tahun plus opsi 12...
Rodri Absen Panjang, Enzo Maresca Pusing Atur Kekuatan City
Rodri harus menjalani operasi punggung dan dipastikan absen panjang, memaksa Enzo Maresca merombak kekuatan...