Apple Naikkan Tarif iCloud+ untuk Pengguna Indonesia
Apple menaikkan tarif layanan iCloud+ untuk pengguna di Indonesia. Perubahan tercatat pada laman dukungan resmi dan berlaku mulai pertengahan Juli 2026, memengaruhi hampir semua paket kecuali paket 50 GB.
Rincian kenaikan harga
Penyesuaian tarif berlaku untuk paket 200 GB, 2 TB, serta paket berkapasitas besar. Paket 200 GB naik dari Rp49.000 menjadi Rp59.000 per bulan. Paket 2 TB mengalami kenaikan dari Rp169.000 menjadi Rp199.000 per bulan.
| Paket | Harga Lama | Harga Baru |
|---|---|---|
| 50 GB | Rp15.000 | Rp15.000 |
| 200 GB | Rp49.000 | Rp59.000 |
| 2 TB | Rp169.000 | Rp199.000 |
| 6 TB | - | Rp599.000 |
| 12 TB | - | Rp1.199.000 |
Paket yang tidak berubah
Satu-satunya paket yang tetap menggunakan tarif lama adalah paket 50 GB, yakni Rp15.000 per bulan. Paket ini kini menjadi pilihan paling terjangkau bagi pengguna yang hanya butuh tambahan ruang penyimpanan kecil.
Mengapa kenaikan dan negara lain yang terdampak
Apple belum memberikan penjelasan rinci mengenai alasan penyesuaian harga ini. Namun, penyesuaian serupa juga diterapkan di beberapa negara lain termasuk Jepang, Filipina, Vietnam, Selandia Baru, Mesir, Nigeria, dan Turki. Perusahaan mencatat perubahan harga pada laman dukungan resminya pada Jumat, 17 Juli 2026.
Apa itu iCloud+ dan implikasinya bagi pengguna
iCloud+ adalah layanan penyimpanan berlangganan yang menyediakan ruang tambahan untuk foto, video, dokumen, dan cadangan perangkat. Layanan ini juga menyertakan fitur seperti Private Relay, Hide My Email, serta dukungan HomeKit Secure Video. Kenaikan tarif berarti biaya langganan bulanan meningkat bagi pengguna yang membutuhkan kapasitas di atas 50 GB.
Cara memeriksa dan menyesuaikan langganan
Pengguna yang telah berlangganan disarankan memeriksa rincian paket melalui pengaturan akun Apple. Dengan meninjau penggunaan dan kapasitas yang diperlukan, pengguna dapat memilih paket yang lebih cocok atau menurunkan kapasitas untuk menekan biaya bulanan.
Penting bagi pengguna untuk meninjau tagihan bulan depan agar tidak terkejut dengan nominal baru dan menyesuaikan rancangan penyimpanan sesuai kebutuhan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...