Teknologi

Menaker Yassierli: Pemimpin Muda Berjiwa Inovatif untuk Indonesia 2045

Bagikan:
Menaker Yassierli berbicara di Tanoto Scholars Gathering 2026 di Pangkalan Kerinci

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak generasi muda mengembangkan growth mindset untuk menjadi pemimpin inovatif yang menjawab tantangan masa depan. Pernyataan itu disampaikannya saat menjadi pembicara di Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 di Pangkalan Kerinci, Riau, pada 24 Juli 2026. Ia menekankan peran inovasi dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Inovasi dimulai dari masalah nyata

Yassierli menegaskan inovasi tidak selalu harus berupa penemuan baru secara penuh. Menurutnya, inovasi bisa muncul ketika seseorang memberi nilai tambah pada hal yang sudah ada atau menyelesaikan persoalan masyarakat.

"Inovasi bisa lahir dari sebuah masalah. Maka, mulailah dari masalah nyata dan dekat dengan kalian untuk diperbaiki,"

Ia menambahkan bahwa Indonesia perlu lebih banyak pemimpin yang mampu menciptakan inovasi untuk percepatan pembangunan nasional.

"Indonesia butuh inovasi, dan mimpi saya di 2045 Indonesia besar itu kalau kita menjadi innovation nation, dan spirit ini harus dimiliki seorang leader,"

TSG 2026: Penguatan kapasitas penerima beasiswa

Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 digelar pada 23–25 Juli 2026 di Kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper, Pangkalan Kerinci. Kegiatan ini diikuti oleh 240 penerima beasiswa TELADAN dari 10 perguruan tinggi mitra.

Forum tahunan tersebut mengusung tema Learn & Lead: Rooted in Purpose, Growing for Impact. Tujuannya memperkuat transisi kepemimpinan peserta dari Lead Self menuju Lead Others.

  • Sesi bersama pemangku kepentingan;
  • Kunjungan industri untuk pengalaman lapangan;
  • Pelatihan kepemimpinan dan kolaborasi.

Kepemimpinan yang berakar pada tujuan

Eddy Henry, Head of Policy & Advocacy Tanoto Foundation, menjelaskan bahwa kepemimpinan bermakna bermula dari tujuan yang jelas dan konsistensi tindakan. Menurutnya, tujuan itu menjadi penopang ketika menghadapi keputusan sulit.

"Purpose mengingatkan mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan, meneguhkan ketika harus mengambil keputusan sulit, dan tetap fokus ketika jalan di depan masih penuh ketidakpastian,"

Eddy menekankan kepemimpinan tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses belajar, mendengarkan, dan berani bertindak meski tidak mudah.

Dampak dan prospek

TSG 2026 memberi ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan memimpin, berkolaborasi, dan mencipta dampak sosial. Dengan pembekalan teori dan praktik lapangan, penyelenggara berharap alumni program dapat menjadi penggerak inovasi di tingkat lokal dan nasional.

Penanaman growth mindset dan orientasi pada tujuan menjadi fokus utama agar para pemimpin muda mampu membawa perubahan nyata menuju Indonesia yang lebih inovatif.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait