Literasi Keuangan Diperkuat untuk Cegah Aktivitas Ilegal
Jakarta, 18 September 2026 — Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS Anis Byarwati menilai penguatan literasi keuangan penting untuk mencegah aktivitas keuangan ilegal. Pernyataan itu disampaikan saat kegiatan Bimbingan Masyarakat: Edukasi Keuangan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) di Jakarta, Jumat (18/9/2026). Anis mengajak regulator, industri jasa keuangan, media, dan masyarakat berkolaborasi untuk meningkatkan kewaspadaan publik.
Edukasi sebagai benteng utama
Anis menegaskan bahwa risiko penipuan dan kejahatan keuangan dapat menimpa siapa saja tanpa memandang latar belakang pendidikan atau profesi. Karena itu, literasi keuangan harus digencarkan agar masyarakat mampu mengenali berbagai modus yang berkembang. Ia menekankan pendidikan berkelanjutan seiring munculnya produk dan skema baru di pasar keuangan.
“Literasi keuangan ini penting bukan hanya untuk masyarakat awam, tapi kita semua. Karena yang terkena penipuan keuangan ilegal itu bukan hanya masyarakat di tingkat bawah, ada juga masyarakat berpendidikan menjadi korban,” ujar Anis.
Kolaborasi DPR, OJK, dan BSI
Dalam acara itu, Anis mendorong kerja sama DPR dengan OJK dan BSI untuk memperluas jangkauan edukasi dan perlindungan konsumen. Program bersama diharapkan bisa menjangkau kelompok rentan dan pengguna layanan finansial digital. Langkah terpadu dinilai perlu agar pesan kewaspadaan sampai ke lapisan masyarakat yang lebih luas.
Peran media dan tanggung jawab jurnalis
Anis juga menyoroti peran strategis jurnalis dalam menyebarkan literasi keuangan. Informasi yang akurat dan proporsional membantu publik mengenali risiko dan modus penipuan. Ia mengingatkan wartawan harus memastikan setiap informasi dapat dipertanggungjawabkan sebelum disebarluaskan.
“Teman-teman media adalah corong terdepan untuk mengedukasi masyarakat. Dengan berita yang benar dan edukasi yang benar, masyarakat tentunya akan semakin terlindungi dari aktivitas keuangan ilegal,” tegasnya.
“Kita sedang berjuang bersama-sama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Tugas teman-teman wartawan sangat berat karena harus menyuarakan kebenaran dan menyampaikan berita secara proporsional,” kata Anis.
Pedoman praktis dari OJK: 2L dan 3P
Kepala OJK Jabodebek Edwin Nurhadi menyarankan masyarakat menerapkan prinsip 2L: legal dan logis. "Legal" berarti memastikan produk atau lembaga keuangan memiliki izin atau terdaftar pada otoritas berwenang. "Logis" mengajak masyarakat menilai kewajaran tawaran dan imbal hasil.
OJK juga mendorong prinsip 3P sebagai panduan sebelum menggunakan layanan keuangan: memahami produk, biaya, dan perlindungan yang melekat. Edukasi berkelanjutan dianggap penting karena modus penipuan terus berkembang.
Langkah ke depan
Melalui kolaborasi antara DPR, OJK, BSI, dan komunitas jurnalis, Anis berharap edukasi keuangan dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Pendekatan terpadu diharapkan memperkuat perlindungan konsumen dari berbagai praktik keuangan ilegal. Upaya ini akan menjadi bagian dari pencegahan jangka panjang terhadap kejahatan finansial.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...