Ekonomi

DPR Dorong ESDM Percepat Revisi RKAB untuk MIND ID

Bagikan:
Rapat Komisi XII DPR dan Menteri ESDM membahas revisi RKAB MIND ID

Komisi XII DPR RIESDM) mempercepat persetujuan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) bagi perusahaan tambang di bawah Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID). Dorongan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat di Jakarta pada 15-16 September 2026 untuk memastikan rencana bisnis dan produksi berjalan optimal.

Desakan percepatan persetujuan RKAB

Anggota Komisi XII DPR, Ramson Siagian, menilai proses persetujuan RKAB harus dipercepat agar perusahaan pelat merah di sektor tambang bisa merealisasikan target produksi dan proyek hilirisasi. Menurutnya, keterlambatan persetujuan berpotensi menghambat kegiatan operasional dan investasi.

Kita mendesak kepada Kementerian ESDM untuk mempercepat setiap pengajuan RKAB dari semua subholding MIND ID. Kita mesti tegas.

Kasus kuota PT Vale untuk 2026

Salah satu fokus pembahasan adalah usulan penambahan kuota produksi nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) untuk RKAB 2026. PT Vale sebelumnya sudah memperoleh persetujuan RKAB 2026, namun kuota yang diberikan pemerintah untuk proyek hilirisasi Bahodopi (Sulawesi Tengah) dan Pomalaa (Sulawesi Tenggara) tercatat hanya sekitar 30 persen dari permohonan.

Anggota dewan menilai rasio kuota tersebut terlalu kecil bila dibandingkan kebutuhan operasional proyek hilirisasi. Percepatan revisi dianggap perlu untuk mengembalikan keseimbangan antara izin produksi dan rencana investasi perusahaan.

Peran strategis MIND ID

Komisi XII juga menekankan peran strategis MIND ID dalam mendorong pengolahan sumber daya alam menjadi produk bernilai tambah. Anggota DPR, Yulian Gunhar, menegaskan tujuan akhir pengelolaan sumber daya adalah kemakmuran rakyat melalui industri nasional.

Bahwa negara menguasai sumber daya alam, diolah sendiri, menjadi industri, menciptakan nilai tambah, sampai tujuannya adalah kemakmuran rakyat.

Tanggapan Kementerian ESDM

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyatakan akan menindaklanjuti permintaan terkait penambahan kuota PT Vale dalam RKAB 2026. Pernyataan itu disampaikan saat RDP antara Kementerian ESDM dan Komisi XII pada 16 September 2026.

Menyangkut RKAB sekali lagi akan saya clear-kan menyangkut dengan Vale.

Dengan adanya dorongan dari DPR, perhatian kini tertuju pada kecepatan proses administratif di ESDM dan implikasinya terhadap target hilirisasi nikel nasional. Keputusan final atas revisi RKAB akan menentukan jalannya proyek-proyek strategis MIND ID pada sisa 2026 dan seterusnya.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait