Ekonomi

KAI Layani 182.208 Penumpang Kereta Ekonomi Kerakyatan

Bagikan:
Penumpang menunggu kereta ekonomi KAI di stasiun Garut menuju Pasar Senen

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 182.208 pelanggan pada layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Petani Pedagang yang melayani relasi Garut–Pasar Senen. Data operasional tersebut dirilis manajemen KAI pada Kamis, 17 September 2026, sebagai bagian evaluasi pelayanan dan pengelolaan rute selama 2026.

Rincian penumpang dan periode operasi

Angka akumulasi pelanggan terbagi atas dua layanan utama. KAI mencatat 181.900 pelanggan pada layanan K3 Kerakyatan dan 308 penumpang pada Kereta Petani Pedagang. Beberapa periode operasi layanan tambahan juga dicatat dalam laporan resmi.

Layanan / Periode Jumlah Penumpang Keterangan
Total akumulasi (2026) 182.208 Gabungan K3 Kerakyatan dan Kereta Petani Pedagang
K3 Kerakyatan 181.900 -
Kereta Petani Pedagang 308 153 arah Garut→Pasar Senen; 155 arah sebaliknya
Kereta tambahan (11 Mar–5 Apr 2026) 24.398 Lempuyangan↔Pasar Senen: 12.262 & 12.136
KA Cikuray (11 Jun–9 Sep 2026) 157.502 Garut→Pasar Senen: 81.368; Pasar Senen→Garut: 76.134

Perjalanan tambahan selama Angkutan Lebaran

Pada periode angkutan Lebaran 2026, KAI mengoperasikan rangkaian kereta tambahan rute Lempuyangan–Pasar Senen. Layanan ini tercatat melayani 24.398 pelanggan selama 11 Maret hingga 5 April 2026. Pembukaan perjalanan tambahan menjadi salah satu langkah untuk menjawab lonjakan perjalanan selama musim mudik.

Keterangan resmi manajemen

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa data perjalanan menjadi dasar evaluasi layanan.

Sejak mulai beroperasi pada 2026, layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan telah melayani 182.208 pelanggan. KAI terus melakukan evaluasi berdasarkan data perjalanan pelanggan untuk menghadirkan layanan kereta api yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menekankan aspek keselamatan dan kenyamanan dalam pengembangan layanan operasional antar kota tersebut.

KAI terus memantau perkembangan jumlah pelanggan dan pola perjalanan sebagai bahan evaluasi layanan. Setiap pengembangan layanan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, serta kebutuhan masyarakat.

Implikasi dan langkah ke depan

KAI menyatakan komitmen untuk mengelola angkutan kereta api sesuai kebutuhan mobilitas seluruh lapisan masyarakat. Pemantauan rutin atas pola perjalanan dan jumlah penumpang akan menjadi dasar penyesuaian frekuensi dan layanan agar memberikan kemudahan serta kenyamanan optimal bagi pelanggan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait