Ekonomi

INKOPPAS Targetkan 2.800 KOPPAS Masuk Ekosistem Digital

Bagikan:
Peluncuran INKOPPAS Link di KOPPAS Cibubur untuk digitalisasi koperasi pasar

Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) menargetkan digitalisasi mencapai sekitar 2.800 KOPPAS di seluruh Indonesia. Langkah itu dimulai dengan peluncuran INKOPPAS Link pada Kamis, 17 September 2026, di Koperasi Pedagang Pasar Cibubur Sejahtera (KOPPAS Cibubur). Tujuan utama adalah mentransformasikan pasar rakyat agar lebih adaptif terhadap perubahan teknologi dan perilaku konsumen.

Peluncuran INKOPPAS Link di Cibubur

Peluncuran ini berfungsi sebagai proyek percontohan sebelum platform dikembangkan ke koperasi pedagang pasar lain. INKOPPAS Link dirancang tidak hanya untuk pembayaran digital, tetapi menjadi bagian dari ekosistem digital yang lebih luas.

Menurut Sekretaris Umum INKOPPAS, Andrian Lamemuhar, digitalisasi penting agar pedagang pasar tidak tertinggal.

Melalui program digitalisasi, kami ingin membantu koperasi dan pedagang pasar menjadi lebih adaptif, efisien, dan mampu memberikan pelayanan yang sesuai kebutuhan masyarakat saat ini.

Cakupan dan tujuan: 2.800 KOPPAS

INKOPPAS berharap model yang diuji di KOPPAS Cibubur dapat diperluas sehingga manfaat digitalisasi dirasakan di sekitar 2.800 KOPPAS. Transformasi ini dimaksudkan untuk memperkuat koperasi, memperbaiki pencatatan usaha, dan membuka akses transaksi yang lebih luas.

Digitalisasi tidak ditujukan menghilangkan karakter pasar tradisional. Sebaliknya, langkah ini ingin menjaga keberadaan pasar rakyat di tengah perubahan pola konsumsi.

Peran mitra teknologi dan pembayaran

Dalam ekosistem INKOPPAS Link, PT Moneta Pembayaran Teknologi (MonetaPay) berperan sebagai mitra sistem pembayaran. Integrasi memungkinkan pedagang melakukan transaksi nontunai sekaligus memperbaiki pencatatan transaksi.

Prinsipnya, digitalisasi bukan sekadar memindahkan transaksi ke platform nontunai, tetapi bagaimana MonetaPay dapat mempermudah pencatatan keuangan, meningkatkan keamanan transaksi, dan membuka akses finansial yang lebih luas bagi para pedagang pasar tradisional,

MonetaPay saat ini melayani lebih dari 1.000 pelaku usaha dan terhubung dengan lebih dari 140 bank di Indonesia.

Di sisi pengembangan aplikasi, INKOPPAS menggandeng PT Manunggal Laju Teknologi (Manalogi). Direktur Utama Manalogi, Frito Marcefianto, mengatakan pengembangan aplikasi mengikuti kebutuhan nyata koperasi dan pedagang pasar.

Kami menerjemahkan kebutuhan digitalisasi INKOPPAS dan koperasi pedagang pasar ke dalam sebuah sistem aplikasi yang dapat digunakan dalam ekosistem pasar secara mudah,

Manfaat dan langkah selanjutnya

Jika proses percontohan berjalan sesuai rencana, model di Cibubur akan direplikasi ke daerah lain. Manfaat yang diharapkan meliputi perluasan jangkauan pasar, perbaikan pencatatan keuangan, dan akses layanan finansial yang lebih baik bagi pedagang.

  • Perluasan pasar dan daya jangkau pedagang
  • Peningkatan efisiensi operasional koperasi
  • Perbaikan pencatatan dan akses ke layanan finansial

Dengan menempatkan digitalisasi sebagai instrumen utama, INKOPPAS berupaya membawa pasar rakyat masuk ke ekosistem ekonomi digital nasional tanpa menghilangkan keunikan pasar tradisional.

Rafi Akbar
Penulis
Rafi Akbar

Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.

Berita Terkait