Hubble Temukan NGC 4698, Galaksi Spiral Berputar Tak Seirama
Teleskop Luar Angkasa Hubble menangkap galaksi NGC 4698 yang menunjukkan pola rotasi tak biasa pada Sabtu, 19 September 2026. Galaksi ini berada sekitar 55 juta tahun cahaya dari Bumi, di konstelasi Virgo, dan termasuk dalam gugus Virgo Cluster. Pengamatan menunjukkan lengan spiral yang hanya jelas di bagian luar cakram, sementara bagian tengahnya berupa tonjolan memanjang yang berputar hampir tegak lurus terhadap cakram utama. Para astronom menduga fenomena ini dipicu aliran gas dari luar atau penggabungan kecil pada masa lalu.
Struktur visual dan inti galaksi
Gambar Hubble memperlihatkan lengan spiral NGC 4698 dihiasi debu dan gugusan bintang biru. Namun, lengan tersebut tidak memanjang hingga pusat galaksi. Sebaliknya, lengan itu membentuk struktur menyerupai cincin di bagian luar cakram.
Bagian tengah didominasi tonjolan memanjang berisi bintang yang lebih tua, lebih kecil, dan lebih dingin. Di pusat tonjolan terdapat lubang hitam supermasif dengan massa jutaan kali Matahari, yang diperkirakan masih aktif menarik gas ke dalam.
Gerak bintang dan gas yang tidak seirama
Keunikan lain terlihat pada orientasi tonjolan yang hampir tegak lurus terhadap cakram utama. Bintang dan gas di sekitar pusat bergerak pada arah yang berbeda dari rotasi cakram luar. Kondisi ini menandai ketidakselarasan antara komponen galaksi yang biasanya berputar searah.
Sebagai bukti interaksi masa lalu, pengamatan juga mengungkap adanya ekor hidrogen pendek yang mengalir dari salah satu sisi NGC 4698. Ekor ini memperkuat dugaan masuknya bahan eksternal ke galaksi.
Penyebab yang diduga
Astronom mengaitkan pola rotasi tak seirama ini dengan dua kemungkinan utama. Pertama, aliran gas dari lingkungan sekitar yang masuk ke galaksi dan mengubah arah rotasi bagian dalam. Kedua, adanya penggabungan kecil atau interaksi dengan galaksi lain pada masa lalu yang mengacaukan dinamika internal.
Kedua skenario ini sejalan dengan adanya ekor hidrogen dan susunan bintang yang menandakan gangguan pada struktur asal galaksi.
Program observasi dan implikasi
Pengamatan Hubble terhadap Virgo Cluster, termasuk NGC 4698, merupakan bagian dari upaya memahami bagaimana lingkungan gugus memengaruhi evolusi galaksi dan pembentukan bintang. Data ini membantu menelusuri riwayat interaksi dan akresi materi pada galaksi spiral.
Studi lanjutan diperlukan untuk mengukur massa lubang hitam secara lebih presisi dan memetakan keseluruhan medan gerak bintang serta gas. Temuan ini memperkaya wawasan tentang bagaimana lingkungan padat seperti gugus galaksi dapat mengubah struktur dan dinamika galaksi secara dramatis.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Indonesia Butuh Verifikasi Identitas dan Perlindungan Data yang Kuat
Ahli mendesak penguatan verifikasi identitas dan perlindungan data pribadi seiring layanan publik beralih ke...
iPhone 18 Pro, Pro Max dan Duo Kantongi 40% TKDN
Tiga model iPhone — 18 Pro, 18 Pro Max, dan iPhone Duo — tercatat memiliki 40% TKDN, langkah awal menuju pen...
Evaluasi Pemerintah: Roblox Paling Progresif Lindungi Anak, X dan Meta Kritis
Pemerintah nilai kemajuan perlindungan anak di platform digital tak merata; Roblox paling progresif, X dan M...
IHCBS 2026 Dorong AI Berpusat pada Manusia untuk Produktivitas
IHCBS 2026 di Tangerang menekankan kebijakan dan praktik AI berpusat pada manusia untuk meningkatkan produkt...
BRIN Pantau Anak Krakatau: Tidak Ditemukan Potensi Tsunami
BRIN: peningkatan aktivitas Anak Krakatau awal Sept 2026 belum memicu anomali muka air yang menunjukkan pote...
Astronom Temukan Elias 2-24 b, Planet 'Bayi' Usia < 1 Juta Tahun
Tim astronom mengonfirmasi Elias 2-24 b, planet termuda (