CCTV Rekam 100 Geng Motor Serang Rumah di Medan Labuhan
Medan — Kamera pengawas (CCTV) merekam puluhan hingga ratusan anggota geng motor melakukan penyerangan dan pengrusakan di sebuah rumah warga di Kelurahan Pekan Labuhan (Sei Mati), Kecamatan Medan Labuhan. Peristiwa berlangsung selama dua hari dan diketahui setelah pemilik rumah melapor pada Jumat, 24 Juli.
Kronologi penyerangan
Pemilik rumah, Ganda Simbolon, mengatakan serangan berlangsung tiba-tiba. Ia mengaku tidak mengetahui penyebab serangan yang melibatkan sekitar seratusan orang. Aksi itu merusak bagian depan rumah dan beberapa kendaraan milik warga, serta dilempari batu.
"Untuk penyebab aku enggak tau. Tiba-tiba kelompok geng motor melakukan penyerangan hingga, menghancurkan bagian depan dan merusak rumah dan kendaraan warga lainnya menggunakan batu,"
CCTV yang merekam peristiwa itu menunjukkan pengerahan massa dalam jumlah besar selama dua hari, namun Ganda tidak memberikan detail waktu kejadian selain tanggal pelaporan.
Laporan ke aparat dan tuntutan korban
Ganda yang aktif sebagai tokoh pemuda di Kecamatan Medan Labuhan telah mengadukan kejadian ini ke aparat kepolisian, yakni Polda Sumatera Utara dan Polres Belawan. Ia meminta penyelidikan dan penindakan agar pelaku ditangkap dan dijerat hukum.
Ganda juga meminta agar pihak kepolisian memberikan pengamanan kepada warga yang menjadi korban agar tidak terjadi ancaman berulang.
Klarifikasi atas dugaan keterkaitan organisasi
Ganda menegaskan peristiwa ini bukan akibat perselisihan antarorganisasi kepemudaan di wilayahnya. Menurut pengakuannya, tidak ada konflik organisasi yang menjadi pemicu langsung serangan tersebut.
Satu konteks yang disebutkan adalah pernyataan dua bulan lalu di kantor Camat Medan Labuhan, di mana organisasi pemuda didorong untuk gigih memberantas narkotika di wilayah kerja masing-masing. Namun Ganda menekankan bahwa upaya pemberantasan narkotika itu bukan pendorong serangan terhadap rumahnya.
Dampak dan harapan warga
Akibat penyerangan, korban mengalami kerusakan fisik pada bangunan dan kendaraan. Warga setempat khawatir insiden serupa bisa terulang jika pelaku tidak segera ditangkap.
- Kerusakan pada bagian depan rumah
- Kendaraan warga mengalami kerusakan karena dilempari batu
- Ketakutan dan permintaan pengamanan dari masyarakat
Warga berharap proses hukum berjalan cepat sehingga keamanan di Medan Labuhan kembali pulih dan pelaku bertanggung jawab atas tindakannya.
Kasus ini masih menunggu tindakan lanjut dari aparat kepolisian sesuai laporan yang telah diterima.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Taput Jaring 350 Pelanggar Saat Operasi Patuh Toba 2026
Operasi Patuh Toba 2026 di Tapanuli Utara (26 Okt-3 Nov) menjaring 350 pelanggar dan mencatat dua kecelakaan...
Polres Dairi Tangkap 3 Tersangka Pencurian Motor di Sidikalang
Polres Dairi menangkap tiga tersangka dari dua kasus pencurian motor di Sidikalang; sejumlah barang bukti be...
Bupati Minta Bank Sumut Optimalkan Penyaluran KUR di Tarutung
Bupati Tapanuli Utara dorong Bank Sumut optimalkan penyaluran KUR untuk atasi kendala permodalan pelaku usah...
SMI Desak Investigasi Independen atas Dugaan Penyadapan LIMS
SMI mendesak investigasi independen atas dugaan penyadapan melalui LIMS yang menyeret mantan Kapolri dan dua...
Polsek Kualuh Hulu Tangkap Pengedar Sabu di Pinggir Jati
Tim Opsnal Polsek Kualuh Hulu menangkap Angga (40) terduga pengedar sabu di Pinggir Jati, Labuhanbatu Utara....
KNPI Kecam Oknum yang Catut Nama Bupati dalam Pungli Rp18 Juta
Ketua KNPI Padanglawas kecam oknum ZA yang diduga mencatut nama bupati untuk memungut Rp18 juta terkait prog...