DKP Aceh Salurkan Ikan Segar di Kuta Cot Glie untuk Tingkatkan Gizi
Aceh Besar, 19 September — Pemerintah Aceh melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh menyalurkan bantuan ikan segar di Kemukiman Lamleu’ot, Kecamatan Kuta Cot Glie, Sabtu (19/9). Penyaluran berlangsung secara simbolis dan diterima langsung oleh Plt. Camat Kuta Cot Glie, Cut Marlina, S.Sos, sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan dan gizi masyarakat.
Penyaluran bantuan dan penerima
Bantuan ikan diserahkan oleh perwakilan DKP Aceh dan selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat calon penerima manfaat. Kegiatan digelar di tingkat kemukiman untuk memastikan distribusi langsung menyentuh keluarga yang membutuhkan.
Sasaran dan manfaat
Cut Marlina menyatakan program ini penting untuk keluarga kurang mampu dan kelompok rentan. Ia menyebutkan bahwa bantuan ikan membantu pemenuhan gizi bagi ibu hamil, lansia, dan balita.
"Saya selaku Plt. Camat Kuta Cot Glie sangat mendukung program ini, karena selain membantu kebutuhan masyarakat yang kurang mampu, juga untuk kebutuhan ibu hamil, lansia dan balita dalam pemenuhan gizi," ujar Cut Marlina.
Menurutnya, perhatian terhadap pemenuhan gizi harus dilakukan bersama antara pemerintah, aparatur gampong, dan masyarakat setempat.
Kolaborasi dan pelaksanaan di lapangan
Untuk menjamin penyaluran tepat sasaran, Cut Marlina memastikan keterlibatan aparatur dan unsur terkait. Hadir pada kegiatan antara lain Babinsa, Bhabinkamtibmas, para keuchik, dan calon penerima manfaat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi dan DKP Aceh atas perhatian yang diberikan kepada warga Kuta Cot Glie melalui bantuan ini.
Sinergi program lokal
Penyaluran bantuan ikan ini sejalan dengan program TP PKK dan Forikan Aceh Besar. Kedua program tersebut mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai bagian dari pemenuhan gizi keluarga.
Dengan dukungan tersebut, diharapkan pola konsumsi ikan meningkat sehingga berkontribusi pada ketahanan pangan keluarga di tingkat gampong.
Dampak dan langkah selanjutnya
Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Aceh bersama pemerintah kabupaten dan pemerintahan gampong dalam memperkuat ketahanan pangan. Ke depan, koordinasi distribusi dan monitoring konsumsi gizi diharapkan diperkuat agar manfaat program lebih optimal bagi keluarga sasaran.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas Selesaikan KTP dan Janji Perbaikan Drainase di Medan Deli
Wali Kota Medan Rico Waas menyelesaikan KTP warga dan menjanjikan perbaikan jalan serta drainase saat Sapa W...
Bupati Aceh Besar Dukung Kafilah MTQ di Semarang
Bupati Aceh Besar Muharram Idris bertemu kafilah MTQ di Semarang, beri dukungan moral dan uang saku untuk me...
Babinsa Lhoknga Imbau Warga Tingkatkan Waspada Musim Penghujan
Babinsa Koramil 03/Lhoknga mengimbau warga Meunasah Manyang tingkatkan kewaspadaan kesehatan dan kebersihan...
PGMNI Sumut Tawarkan Sinergi dengan Penmad Kemenag untuk Majukan Madrasah
PW PGMNI Sumut siap bersinergi dengan Penmad Kemenag Sumut untuk memajukan madrasah dan meningkatkan kesejah...
Muara–Sibandang Dikembangkan sebagai Sport Tourism, OWS Digelar 3 Oktober
Muara–Sibandang dikembangkan sebagai destinasi sport tourism; lomba Open Water Swimming dan Swim Run digelar...
Pemkab Simalungun Verifikasi 31 Titik KDMP untuk Operasional
Pemkab Simalungun bersama instansi verifikasi KDMP mulai 19/9; lima lokasi ditinjau dan 31 titik ditetapkan...