Lokal

Aceh Besar Salurkan 3,7 Ton Ikan Segar untuk 350 Keluarga

Bagikan:
Penyaluran 3,7 ton ikan segar kepada warga Kuta Baro, Aceh Besar

Kota Jantho, Aceh Besar — Pemerintah kabupaten bersama Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) menyalurkan 3,7 ton ikan segar kepada 350 penerima di Kecamatan Kuta Baro pada Jumat, 18 September 2026. Bantuan ditujukan untuk mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan kesehatan ibu hamil serta ibu menyusui.

Penyaluran dan sasaran bantuan

Distribusi dilakukan di Mukim Lam Rabo dan menyasar kelompok rentan, antara lain balita dengan stunting, anak dengan wasting, ibu hamil berstatus kurang energi kronis (KEK), serta ibu menyusui. Total penerima mencapai 350 keluarga, masing-masing menerima pembagian ikan segar dari pasokan yang disalurkan.

  • Balita stunting
  • Anak wasting
  • Ibu hamil (KEK)
  • Ibu menyusui

Ajakan olah ikan secara kreatif

Ketua Forikan Aceh Besar, Hj Rita Mayasari, mendorong orang tua agar lebih kreatif dalam mengolah ikan agar disukai anak-anak. Ia berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk memperbaiki asupan gizi keluarga.

"Kita berharap bantuan ikan ini dapat memberikan manfaat dalam mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan kesehatan ibu hamil maupun ibu menyusui," ujar Rita Mayasari.

Rita juga menekankan agar penyajian ikan tidak terpaku pada metode goreng atau gule. Ia mengimbau warga mencoba variasi olahan yang lebih menarik sehingga anak-anak mau makan ikan.

Program stunting dan edukasi pengolahan

Subkoordinator Perikanan Budidaya PDSPKP, Fitriani, menjelaskan bahwa penyaluran ini bagian dari program penanganan stunting sekaligus upaya pemberdayaan masyarakat. Edukasi pengolahan makanan menjadi komponen penting agar ikan dapat diolah menjadi menu lebih variatif.

"Selain penanganan stunting, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengolah ikan menjadi menu yang lebih variatif dan menarik," ungkap Fitriani.

Rencana distribusi lanjutan

Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, menyatakan ini merupakan tahap kedua bantuan pada 2026. Tahap pertama telah disalurkan pada Juli 2026 untuk Mukim Ateuk dan Mukim Bueng Cala. Untuk tahap berikutnya, pihak kecamatan berharap dua mukim lain segera menerima bantuan serupa.

"Kita berharap Mukim Lam Blang dan Mukim Leupung juga mendapatkan bantuan ini sehingga penyalurannya dapat dilakukan dalam waktu dekat," kata Zahrul Fuadi.

Bantuan ikan segar ini bersumber dari kerja sama Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Besar. Program ini diharapkan dapat memperluas akses pangan bergizi dan membantu percepatan penurunan angka stunting di wilayah setempat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait