Panja DPR Usulkan Reformasi Distribusi Layar Bioskop
Panitia Kerja (Panja) Komisi VII DPR
Masalah utama: akses layar dan oligopoli
Wakil Ketua Komisi VII, Lamhot Sinaga, menyatakan rantai distribusi film nasional masih tersumbat dan didominasi oleh beberapa jaringan besar. Jaringan seperti Cinema XXI, CGV, dan Cinépolis disebut menguasai mayoritas layar domestik. Kondisi ini mempersulit film lokal meraih jam tayang yang layak meski lolos sensor.
"Indonesia tidak kekurangan ide, tidak kekurangan kreator, dan tidak kekurangan cerita. Yang menjadi persoalan adalah bagaimana karya-karya tersebut bisa bertemu dengan penonton melalui sistem distribusi yang sehat dan berkeadilan,"
Keluhan pelaku film independen
Para pelaku industri independen mengeluhkan sulitnya mendapatkan slot tayang. Film yang telah lulus Lembaga Sensor Film masih sering mendapat waktu tayang yang terbatas atau tidak ada sama sekali. Akibatnya, potensi penonton lokal untuk menemukan ragam karya Indonesia menjadi kecil.
Arah rekomendasi kebijakan Panja
Diskusi Panja fokus pada upaya penataan regulasi agar terjadi pemerataan aksesibilitas layar. Lamhot menekankan regulasi harus menyeimbangkan kepentingan pelaku usaha bioskop dan kreator lokal. Tujuannya bukan menghambat industri, melainkan menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan bagi semua pihak.
"Tujuan Panja bukan untuk menghambat industri, tetapi memastikan ekosistem film nasional tumbuh secara sehat. Kita ingin film Indonesia semakin kuat, baik secara kualitas maupun secara industri,"
Dampak dan langkah selanjutnya
Panja berharap hasil dengar pendapat umum memperkuat draf rekomendasi kebijakan perfilman. Rekomendasi ini diharapkan membuka ruang tumbuh yang setara bagi seluruh kreator dan meningkatkan keragaman tayangan di bioskop. Proses selanjutnya kemungkinan melibatkan kajian regulasi lebih rinci dan dialog dengan pelaku usaha bioskop.
Implikasi: Jika rekomendasi diterima, kebijakan baru berpotensi mengubah struktur distribusi layar di Indonesia, memberi peluang lebih besar bagi film lokal dan memperkaya pilihan penonton.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menkomdigi Tekankan Penerapan PP Tunas saat Audiensi dengan LEGO
Menkomdigi Meutya Hafid dorong penerapan PP Tunas dan persetujuan orang tua saat audiensi dengan LEGO untuk...
Kapolri: Berbeda Seragam, Satu Hati Menjaga Negeri — HUT TNI ke-81
Kapolri Suyudi tegaskan TNI dan Polri tetap "satu hati" menjaga Indonesia menjelang HUT TNI ke-81, 5 Oktober...
Basarnas Imbau Keluarga Korban KM Virgo Tidak Menunggu di Pelabuhan
Basarnas mengimbau keluarga korban KM Virgo agar tidak terus menunggu di pelabuhan; korban yang ditemukan ak...
Cara Mengurus Buku Nikah Rusak atau Hilang, Gratis di KUA
Buku nikah rusak atau hilang dapat diganti gratis di KUA tempat akad; ketahui persyaratan dan dasar hukumnya...
Mendag: Perlindungan Hak Pekerja Bukan Instrumen Politik
Mendag Budi Santoso menegaskan perlindungan hak pekerja bukan alat politik dan menekankan penanganan kerja p...
Produksi Padi Jan–Agust 2026 Capai 43,89 Juta Ton
Produksi padi Januari–Agustus 2026 tercatat 43,89 juta ton GKG, naik 0,07%; luas panen 8,32 juta ha dan prod...