PSBI Gelar Rakernas dan Konser Road to 165 HUT HKBP di Medan
Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) sukses menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus menyelenggarakan Konser Road to 165 HUT HKBP di Makodam, Medan. Acara ini menjadi titik ke-17 dari rangkaian safari menuju perayaan HUT ke-165 Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang puncaknya dijadwalkan Oktober 2026. Rakernas memutuskan agenda besar organisasi untuk tahun depan dan menegaskan persiapan Pesta Bolon V PSBI 2027.
Konser dan suasana Rakernas
Konser di Makodam menampilkan penampilan Paduan Suara Simbolon, Artis Simbolon, Divamora, Nabasa Trio, dan Marsada Band. Sekitar seribu peserta hadir dan dihibur sepanjang acara. Selain hiburan, konser mengangkat momentum kebersamaan menjelang perayaan besar HKBP.
Keputusan organisasi dan agenda 2027
Ketua Umum PSBI, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menyatakan Rakernas difokuskan merumuskan agenda besar organisasi, termasuk penetapan waktu dan lokasi Pesta Bolon V yang digelar setiap lima tahun sekali. Pesta itu bukan hanya festival adat, melainkan juga forum untuk memilih Ketua Umum PSBI yang baru.
"Melalui Rakernas di Medan ini, kita berkumpul untuk menetapkan waktu dan tempat pelaksanaan Pesta Bolon V PSBI 2027. Pesta lima tahunan ini merupakan tradisi wajib sebagai bentuk rasa syukur," ujar Effendi.
Partisipasi wilayah dan format hybrid
Rakernas tahun ini mencatat partisipasi luas. Ketua Panitia, Ganda Putra Simbolon, melaporkan 101 wilayah hadir langsung di lokasi. Sementara 55 wilayah mengikuti acara secara hybrid, termasuk satu wilayah luar negeri dari California, Amerika Serikat. Total partisipan mencapai 156 wilayah.
"Konsep kemandirian ini adalah inisiasi bersama antara panitia dan DPP yang didukung penuh oleh wilayah. Kami berharap ini menciptakan rasa saling memiliki yang semakin kuat di tubuh PSBI," kata Ganda, Senin (19/5).
Konsep kemandirian pendanaan
Salah satu kebaruan dalam pelaksanaan Rakernas adalah skema pembiayaan. Seluruh biaya akomodasi dan operasional ditanggung mandiri oleh masing-masing pengurus wilayah yang hadir. Panitia menyebut pendekatan ini bertujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepemilikan bersama terhadap organisasi.
Pesan penguatan identitas
Di akhir arahannya, Effendi menegaskan kembali esensi PSBI sebagai wadah inklusif yang menyatukan keturunan Simbolon, meski beragam dalam hal keyakinan. Ia menekankan bahwa ikatan darah dan silsilah menjadi dasar persatuan anggota.
"Sejak PSBI ini berdiri, seluruh anggota berasal dari semua agama. Kita semua ini adalah keturunan Simbolon," tegas Effendi.
Rakernas di Medan tidak hanya merayakan kebudayaan dan musik, tetapi juga menetapkan langkah organisasi menuju 2027. Keputusan tentang Pesta Bolon V dan mekanisme pemilihan kepemimpinan akan menentukan arah PSBI lima tahun ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...