Lokal

Pesparawi GKPS Distrik I di Pematangsiantar: Pembinaan Iman Anak

Bagikan:
Anak sekolah minggu tampil saat pembukaan Pesparawi GKPS Distrik I di Balai Bolon Pematangsiantar

Pesparawi Gerejawi (Pesparawi) GKPS Distrik I resmi dibuka Minggu (17/5) di Balai Bolon GKPS, Pematangsiantar. Kegiatan ini menggabungkan perlombaan nyanyian rohani dengan tujuan pembinaan iman, karakter, disiplin, dan kebersamaan bagi anak-anak sekolah minggu.

Pembukaan dan rangkaian awal

Pembukaan ditandai dengan penabuhan gonrang (gendang) Simalungun oleh Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi bersama Sekjen GKPS Pendeta Jan Hotner Saragih dan tamu undangan. Acara dihadiri oleh tokoh gereja, pemerintah daerah, serta orangtua dan pelatih sekolah minggu.

Pesan dari Pemkot dan panitia

Wali Kota Wesly menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan dan memberi pesan agar peserta mengikuti lomba dengan sukacita dan sportivitas. Ia menegaskan kemenangan bukan tujuan utama, melainkan memuliakan nama Tuhan lewat talenta masing-masing.

“Saya merasa bangga melihat semangat dan antusias anak-anak dalam mengikuti kegiatan ini. Melalui puji-pujian yang menaikkannya, kita berharap anak-anak semakin bertumbuh dalam iman, memiliki akhlak dan perilaku yang baik serta pribadi yang takut akan Tuhan dan mengasihi sesama.”

“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tapi bagaimana kita memuliakan nama Tuhan melalui talenta yang kita miliki.”

Wesly juga menyatakan dukungan Pemko Pematangsiantar terhadap kegiatan keagamaan yang berdampak positif pada pembinaan moral dan spiritual generasi muda.

Tujuan rohani dan pembentukan karakter

Sekjen GKPS Pendeta Jan Hotner Saragih menjelaskan orientasi Pesparawi adalah memuliakan nama Tuhan dan menumbuhkan rasa cinta gereja pada anak sekolah minggu. Ia berharap kegiatan ini menjadi bagian dari pembentukan sikap dan karakter yang baik.

“Semoga kegiatan Pesparawi ini mendatangkan kebaikan di tengah-tengah kehidupan sekolah minggu... Kita semakin percaya Tuhanlah yang menyertai tiap kehidupan yang akan anak-anak sekolah minggu hadapi.”

Sekjen juga mengucapkan terima kasih kepada orangtua yang mendukung terselenggaranya acara dan berharap berkat Tuhan tercurah atas mereka.

Studi dan dukungan untuk generasi muda

Anggota DPD RI Penrad Siagian membagikan temuan risetnya di Yogyakarta yang menunjukkan siswa yang aktif di gereja sejak sekolah minggu cenderung tetap berperan aktif hingga masa kuliah dan bekerja. Ia menyatakan kesiapan untuk mendukung pembangunan fondasi generasi gereja yang kuat.

“Di situ, salah satu yang mau kita capai atau dapatkan informasi yakni ada banyak anak-anak atau pemuda Kristen... yang masa itu tidak aktif lagi. Ada satu kesimpulan yakni mahasiswa atau perantau pemuda Kristen yang aktif di gereja yakni orang-orang yang aktif sejak sekolah minggu.”

Peran pelatih, orangtua, dan makna kegiatan

Ketua Sekolah Minggu Sinode Edmond Novvery Purba dan Ketua Panitia Frengki Boy Saragih memberi apresiasi kepada pelatih, orangtua, dan panitia. Frengki menekankan Pesparawi sebagai wadah menyalurkan bakat, melatih kerja tim, serta menumbuhkan disiplin dan rasa saling menghargai anak-anak.

“Jadikanlah ini sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang. Kepada orangtua dan guru teruslah membimbing anak-anak sebagai generasi bangsa dan anak Tuhan.”

Hadirin dan penutup

Acara dihadiri perwakilan Forkopimda, Ketua DPRD, Sekda, pimpinan OPD Pemkab Simalungun, serta jemaat. Kegiatan diharapkan menghasilkan generasi yang cerdas, beriman, dan mampu membawa damai serta kebaikan di tengah masyarakat.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!