Rahayu Saraswati Ajak Anak Muda Eksplorasi Budaya Nusantara
Anggota DPR RI Rahayu Saraswati mengajak generasi muda mendukung promosi budaya Indonesia melalui pengalaman langsung, bukan sekadar konten digital. Pernyataan itu disampaikan usai kunjungan kerja di Anjungan Kalimantan Selatan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis, 3 September 2026. Ia menilai kegiatan budaya yang interaktif dapat memperkenalkan keberagaman Nusantara kepada anak muda.
Dorongan ke pengalaman langsung
Rahayu mengatakan pengalaman bertemu dan merasakan budaya secara langsung lebih efektif dibanding menonton atau menggulir konten di ponsel. Ia menunjuk acara Bineka Run di TMII sebagai contoh kegiatan yang sukses menarik perhatian publik. Menurutnya, kegiatan seperti itu memicu rasa ingin tahu serta kedekatan emosional terhadap warisan budaya.
Dengan pendekatan langsung, generasi muda diharapkan tidak sekadar mengetahui, tetapi juga mengalami dan membagikan pengalaman budaya ke lingkaran sosial mereka.
Promosi budaya yang dikemas menarik
Rahayu mendorong pemerintah daerah dan pelaku budaya untuk mengemas promosi budaya agar relevan bagi anak muda. Ia menekankan pentingnya kombinasi pengalaman fisik dan platform digital agar budaya mudah dikenali dan dibagikan.
"Kalau memang tidak sempat atau tidak memiliki sumber daya untuk datang ke daerah sendiri, marilah kita berwisata saja. Tidak perlu bepergian jauh, karena banyak pengalaman budaya Indonesia yang dapat ditemukan dan dinikmati bersama di berbagai daerah,"
Ia berharap cara pengemasan seperti festival lokal, pameran interaktif, dan program edukasi dapat menjadi jembatan bagi generasi yang akrab dengan teknologi.
Anjungan TMII sebagai etalase budaya daerah
Rahayu memuji pengelolaan anjungan daerah di TMII, terutama Anjungan Kalimantan Selatan yang meraih penghargaan sebagai anjungan terbaik dua tahun berturut-turut. Penghargaan ini merupakan bagian dari program insentif InJourney untuk mendorong performa anjungan daerah.
"Kalimantan Selatan sudah mendapatkan penghargaan dua tahun berturut-turut, sehingga daerah lain juga harus ikut berbenah,"
Ia berharap keberhasilan itu memotivasi pemerintah daerah lain untuk menghidupkan anjungan masing-masing dengan kegiatan yang menarik bagi pengunjung.
Implikasi dan ajakan
Rahayu mengajak masyarakat yang belum sempat bepergian jauh untuk mulai menjelajah destinasi budaya di dalam negeri terlebih dahulu. Langkah ini dinilai lebih terjangkau sekaligus memperkuat apresiasi terhadap keragaman budaya nasional.
Di tengah arus digitalisasi, pesan utamanya jelas: pengalaman budaya yang nyata tetap penting untuk mempertahankan identitas dan membuat warisan Nusantara hidup di kalangan generasi muda.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wamendag Cek Harga MINYAKITA di Pasar Nusukan, Sesuai HET
Wamendag Dyah Roro cek MINYAKITA di Pasar Nusukan, Surakarta (5 Sept 2026); harga Rp15.700/liter, sesuai HET...
Kemenko Pangan Uji Model Kedelai di Cariu, Target 100 Ha 2027
Kemenko Pangan uji pilot kedelai di Cariu, Bogor (25 ha) dengan target 100 ha pada 2027 untuk kurangi keterg...
Alumni Connect PPI Dunia Perkuat Jejaring Lewat Sarasehan
Alumni Connect PPI Dunia gelar sarasehan di Jakarta (5 Sep 2026) untuk memperkuat jejaring alumni luar neger...
Bapanas Pastikan Bantuan Pangan Beras Tepat Sasaran
Bapanas pastikan bantuan pangan beras tepat sasaran menggunakan DTSEN, koordinasi dengan Kemensos, dan penya...
Kemenhut-BMKG Intensifkan OMC untuk Atasi Karhutla di Kalbar, Kalteng, Jatim
Kemenhut dan BMKG intensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada awal September 2026 untuk memadamkan karhu...
Alumni Connect PPI Dunia Jadi Ruang Berbagi dan Kolaborasi
Alumni Connect PPI Dunia di Jakarta mendorong alumni berbagi pengalaman dan berkolaborasi untuk memperluas d...