Lokal

Pujakesuma Batubara Gelar Kenduri Suroan dan Santunan 1448 H

Bagikan:
Kenduri Suroan Pujakesuma Batubara dan penyerahan santunan anak yatim

Batubara — DPD Pujakesuma Kabupaten Batubara menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang dipadukan dengan Kenduri Suroan, pelantikan Depiran Pujakesuma, dan pemberian santunan anak yatim di Lapangan Dusun III Melati, Desa Suka Ramai, Kecamatan Sei Balai, Selasa (16/6). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh masyarakat serta keluarga besar paguyuban keturunan Jawa.

Kegiatan dan tema acara

Acara yang diselenggarakan DPD Pujakesuma Kabupaten Batubara mengusung tema “Melalui Semangat Kebersamaan Rukun, Raket, Rageng, dan Rumekso, Pujakesuma Batubara Selalu Bahagia”. Selain kenduri dan pelantikan, rangkaian acara juga memuat santunan untuk anak yatim dan penyerahan gunungan sebagai simbol syukur.

Pesan Bupati Batubara

Bupati Batubara, Dr H. Baharuddin Siagian SH M.Si, hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan. Ia menilai tradisi Kenduri Suroan memiliki nilai budaya tinggi dan memperkuat persaudaraan antarwarga.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Semoga Pujakesuma senantiasa guyub dan rukun sehingga dapat terus berperan strategis dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga persatuan di Kabupaten Batubara.”

Atas nama Pemerintah Kabupaten Batubara, Bupati juga memberi penghargaan kepada organisasi karena menginisiasi kegiatan yang mempererat silaturahmi dan melestarikan nilai budaya.

“Di Tahun Baru Muharam ini, saya berharap kualitas keimanan dan ketakwaan kita semakin meningkat sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih baik serta memberikan manfaat bagi sesama.”

Santunan, gunungan, dan simbol kebersamaan

Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim yang hadir. Bupati menilai tradisi berbagi pada bulan Muharam merupakan wujud nyata kepedulian dan perlu terus ditumbuhkan di masyarakat.

Pada kesempatan sama, Bupati menyerahkan sebuah gunungan berisi sayuran dan buah-buahan kepada warga. Tradisi ini dimaknai sebagai simbol rasa syukur atas limpahan rezeki dan keberkahan.

Penutup dan harapan

Acara ditutup dengan makan kenduri bersama sebagai lambang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Bupati berharap event seperti ini dapat menjaga semangat gotong royong, persaudaraan, dan kepedulian sosial sebagai modal utama mewujudkan Kabupaten Batubara yang maju dan harmonis.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan ini sejumlah pejabat daerah, antara lain Asisten III, kepala dinas, kepala bagian, camat, serta Ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Batubara, Dr. H. Hadi Suriono SE MM, beserta pengurus organisasi.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait