TP PKK Aceh Besar Studi Tiru ke Gampong Wisata Jaboi, Sabang
Sabang, 17 Juni — Ketua TP PKK Aceh Besar Hj Rita Mayasari beserta pengurus melakukan studi tiru ke Gampong Wisata Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang. Kunjungan pada Rabu (17/6) ini bertujuan memperkuat sinergi organisasi dan berbagi pengalaman pengelolaan wisata berbasis masyarakat untuk mendukung pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Tujuan dan rangkaian kunjungan
Rombongan disambut langsung oleh Ketua TP PKK Kota Sabang Nuri Zulkifli, Keuchik Jaboi Yusra, serta perangkat gampong. Kegiatan meliputi pemaparan pengelolaan gampong wisata, diskusi, dan peninjauan lapangan ke destinasi unggulan setempat.
Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain:
- Gunung Api Jaboi
- Pemandian air panas Jaboi
Pesan ketua TP PKK Aceh Besar
Hj Rita Mayasari menekankan pentingnya pertukaran pengalaman antar daerah untuk meningkatkan kualitas program PKK. Ia mengatakan studi tiru ini juga dimaksudkan untuk memperkuat hubungan kerja dan kolaborasi antar pengurus.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat silaturahmi dan sinergi dalam menyukseskan 10 Program Pokok PKK. Kami juga ingin berbagi pengalaman, bertukar informasi, serta melihat langsung inovasi yang diterapkan di Kota Sabang,"
Rita menambahkan bahwa setiap daerah memiliki keunggulan dan tantangan berbeda. Oleh karena itu praktik baik harus disesuaikan dan dikembangkan bersama agar memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Aktivitas penguatan tim dan harapan ke depan
Selain pemaparan dan peninjauan, rombongan mengikuti kegiatan outbound yang dirancang untuk meningkatkan kekompakan, komunikasi, dan kerja sama tim antar pengurus. Kegiatan berlangsung akrab dan dinilai efektif untuk mempererat silaturahmi.
Rita berharap kerja sama antara TP PKK Aceh Besar dan TP PKK Kota Sabang terus berlanjut agar berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Ia juga meminta dukungan dan bimbingan dari rekan-rekan di Sabang untuk mengembangkan inisiatif serupa di Aceh Besar.
Implikasi dan tindak lanjut
Studi tiru ini menjadi langkah konkret memperkuat kapabilitas pengelolaan wisata berbasis masyarakat di tingkat desa. Pertemuan lintas daerah diharapkan mendorong adopsi praktik terbaik, mempercepat implementasi program PKK, dan memberi dampak positif bagi pembangunan lokal.
Ke depan, kedua pihak berencana menjajaki bentuk kerja sama lebih lanjut berupa pertukaran program dan pendampingan teknis agar inovasi yang berhasil di Jaboi dapat direplikasi di daerah lain.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bupati Maya Hasmita Lantik Abdi Jaya Pohan Jadi Pj Sekda Labuhanbatu
Bupati Maya Hasmita melantik Abdi Jaya Pohan SH sebagai Pj Sekda Labuhanbatu pada 10 Agustus 2026, berdasar...
Labura Lepas 31 Peserta Pramuka ke Jamnas XII 2026 di Cibubur
Bupati Labura melepas 31 peserta Pramuka yang akan berangkat ke Jamnas XII 2026 di Cibubur pada 13–20 Agustu...
Dua Pegawai Koperasi Diduga Tertabrak Kereta di Perbaungan
Dua pegawai koperasi diduga tertabrak kereta saat menyeberang rel di Kelurahan Tualang, Perbaungan, Senin se...
Polda Sumut Siap Hadiri RDP Komisi III soal Kematian Winda Gowasa
Polda Sumut menyatakan siap hadir di RDP Komisi III DPR RI terkait kematian Winda Lorenza Gowasa dan menjanj...
Pemprov Sumut Siapkan 74 Calon Paskibraka untuk HUT RI 2026
Pemprov Sumut menyiapkan 74 calon Paskibraka (41 putra, 33 putri) untuk diklat 6-21 Agustus 2026 di Wisma At...
Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Wali Kota Tekankan Transparansi
Wali Kota Langsa serahkan Baitul Mal Award 2026 dan tekankan pengelolaan zakat yang amanah serta transparan;...