Keuchik Muslim Siap Maju Calon Ketua PSSI Aceh 2026
BANDA ACEH — Tokoh olahraga Aceh, Keuchik Muslim MS. SE CPLA, menyatakan kesiapan maju sebagai calon Ketua Asprov PSSI Aceh dalam Kongres yang dijadwalkan September 2026. Pernyataan itu disampaikan di Banda Aceh saat ia masih menjabat Exco Bidang Kompetisi PSSI Aceh dan mantan Ketua Askab PSSI Aceh Besar.
Pengalaman dan posisi saat ini
Keuchik Muslim saat ini dipercaya sebagai Exco Bidang Kompetisi PSSI Aceh. Sebelumnya ia memimpin Askab PSSI Aceh Besar, sehingga dianggap memiliki pengalaman mengelola kompetisi di tingkat kabupaten hingga provinsi. Pengalaman ini menjadi dasar kampanyenya untuk membenahi tata kelola kompetisi sepak bola Aceh.
Program prioritas kalau terpilih
Ia memaparkan beberapa program utama yang akan dijalankan jika dipercaya memimpin Asprov. Fokus utamanya adalah perbaikan sistem kompetisi dan peningkatan kesejahteraan pelaku sepak bola Aceh, terutama bagi klub-klub peserta Liga 4.
- Peningkatan kualitas dan nilai pembinaan Liga 4 agar menjadi wadah nyata pengembangan pemain muda.
- Pemberian hadiah untuk posisi juara 1 hingga juara 4 berupa trofi dan uang pembinaan.
- Penyelenggaraan Turnamen Piala Asprov PSSI Aceh untuk memperluas ruang kompetisi antar klub terbaik se-Aceh.
Komitmen pada perangkat pertandingan
Keuchik Muslim menekankan pentingnya menghargai peran perangkat pertandingan. Ia berjanji agar honor wasit dibayarkan segera setelah pertandingan Liga 4 selesai untuk menjaga profesionalisme dan integritas kompetisi.
"Jika diberi amanah, fokus utama kami adalah membenahi sistem kompetisi dan meningkatkan kesejahteraan seluruh pelaku sepak bola Aceh. Kami ingin Liga 4 tidak hanya menjadi ajang bertanding, tetapi juga menjadi wadah pembinaan yang nyata bagi pemain muda Aceh."
Ajak kolaborasi dan pendaftaran calon
Selain memaparkan program, Keuchik Muslim mengajak seluruh Askab, Askot, serta tokoh dan kader sepak bola Aceh untuk mendaftarkan diri bersama sebagai calon Ketua Asprov. Ia menekankan bahwa kemajuan sepak bola Aceh memerlukan kolaborasi, visi bersama, dan transparansi dalam pengelolaan.
Pilihan kepemimpinan di Kongres Asprov PSSI Aceh pada September 2026 diprediksi akan menentukan arah pembinaan dan profesionalisme kompetisi di provinsi. Jika terealisasi, janji-janji seperti hadiah kompetisi, pembayaran honor wasit tepat waktu, dan turnamen provinsi dapat memperkuat ekosistem sepak bola Aceh.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...