Lokal

Polres Siantar Amankan 9 Motor Berknalpot Brong Saat Patroli

Bagikan:
Petugas polisi memeriksa sepeda motor berknalpot brong saat patroli di Pematang Siantar

Pematang Siantar — Tim Khusus (Timsus) Dayok Mirah Polres Siantar mengamankan sembilan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong saat patroli rutin, Minggu (9/8) dini hari. Kegiatan itu dilakukan untuk menjaga keamanan dan menekan gangguan ketertiban masyarakat di wilayah kota tersebut.

Tujuan patroli dan sasaran operasi

Kasi Humas Polres Siantar, Iptu Agustina Triyadewi, mengatakan patroli bertujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Sasaran operasi difokuskan pada penyakit masyarakat yang mengganggu publik.

  • Premanisme
  • Geng motor
  • Perjudian
  • Pornografi
  • Minuman keras
  • Prostitusi
  • Balap liar
  • Knalpot brong
  • Tawuran

Tindakan terhadap kendaraan berknalpot brong

Selama patroli tim mengamankan sembilan unit sepeda motor yang dinilai tidak memenuhi standar knalpot. Setelah dihentikan, para pengendara diperintahkan untuk membuka dan mengganti knalpot yang bising tersebut.

"Dalam patroli itu personel mengamankan sembilan unit sepeda motor menggunakan knalpot brong tidak tidak sesuai dengan standar yang berlaku," ujar Iptu Agustina Triyadewi.

Langkah itu diambil untuk mengurangi kebisingan dan potensi gangguan ketertiban akibat modifikasi knalpot yang berlebihan.

Imbauan dan kepatuhan berlalu lintas

Iptu Agustina juga mengimbau seluruh pengendara untuk mematuhi peraturan berlalu lintas dan norma keselamatan. Petugas mengingatkan pentingnya penggunaan perlengkapan kendaraan yang sesuai standar demi keselamatan bersama.

"Serta mengimbau agar pengendara sepeda motor tetap taat dalam berkendara dan mematuhi setiap peraturan Polri," tambahnya.

Implikasi dan langkah ke depan

Penertiban knalpot brong ini bagian dari upaya berkelanjutan Polres Siantar menjaga ketertiban umum. Patroli serupa kemungkinan akan terus dilaksanakan untuk menekan perilaku yang mengganggu keamanan dan kenyamanan warga.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait