Lokal

Prabowo Dijadwalkan Saksikan Pembentangan Bendera 24 Km di Nagan Raya

Bagikan:
Rencana pembentangan bendera 24 km di Nagan Raya saat kunjungan presiden

JAKARTA — Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan SH MH, bertemu Menko Polkam Jenderal (Purn.) Dudung Abdurrachman di kantor kementerian di Jakarta, Selasa (27/10). Pertemuan itu mematangkan persiapan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Nagan Raya pada 11 November 2026 untuk menyaksikan pembentangan bendera merah putih sepanjang 24 kilometer.

Pertemuan dan tujuan kunjungan

Pertemuan formal antara Bupati TRK dan Menko Polkam fokus pada teknis dan koordinasi. Pembahasan mencakup kesiapan lokasi, keamanan, serta keterlibatan berbagai pihak agar acara berjalan lancar. Bupati menekankan pentingnya sinkronisasi antarinstansi sebelum hari-H.

"Saya tadi sudah jumpa Menko Polhukam membahas persiapan-persiapan, agar kegiatan yang kita rencanakan nantinya dapat berjalan lancar,"

Rincian acara

Rangkaian utama adalah pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer. Bendera akan dibentangkan mulai dari Bandara Cut Nyak Dhien hingga halaman Masjid Agung Baitul Aa (Masjid Giok) di Kota Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya. Panitia menargetkan keterlibatan sekitar 13.000 peserta.

"Kunjungan Presiden direncanakan dalam rangka menyaksikan kegiatan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer, mulai dari Bandara Cut Nyak Dhien hingga halaman Masjid Agung Baitul Aa (Masjid Giok) di Kota Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, dengan melibatkan sekitar 13.000 peserta,"

Makna dan dampak

Bupati TRK menyatakan acara ini bukan sekadar peringatan Hari Pahlawan. Kegiatan dimaksudkan untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan menghidupkan memori kolektif perjuangan kemerdekaan.

"Selain itu, juga untuk menghidupkan kembali ingatan kolektif masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan dan jasa para pahlawan bangsa,"

Angka 24 kilometer dipilih sebagai refleksi usia Kabupaten Nagan Raya yang telah memasuki 24 tahun. Selain nilai historis dan kebangsaan, acara diharapkan meningkatkan profil daerah di tingkat nasional bahkan internasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

"Angka 24 kilometer sendiri yang menjadi panjang pembentangan bendera turut merefleksikan usia Kabupaten Nagan Raya yang telah mencapai 24 tahun,"

"Sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, meningkatnya geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), baik menjelang maupun selama kegiatan berlangsung,"

Kolaborasi lintas sektor

Pelaksanaan acara membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Bupati TRK menyebutkan dukungan akan datang dari organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, TNI, Polri, mahasiswa, pelajar, pelaku usaha, dan komunitas lain.

"Hal ni sangat membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh pihak agar momentum bersejarah tersebut dapat terlaksana dengan baik serta meninggalkan manfaat nyata bagi masyarakat Nagan Raya dan Indonesia," tutup Bupati Teuku Raja Keumangan.

Langkah selanjutnya adalah finalisasi teknis bersama kementerian terkait dan penyiapan sarana-prasarana di lapangan. Panitia juga akan merancang skema dukungan UMKM agar manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh warga setempat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait