Prabowo Terima Dubes AS di Hambalang, Perkuat Kemitraan Strategis
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN, Kevin Kim, pada Minggu, 6 September 2026. Pertemuan berlangsung secara tertutup di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pembahasan difokuskan pada penguatan kerja sama strategis dan penjagaan stabilitas kawasan Asia Tenggara.
Pertemuan dan delegasi
Pertemuan dihadiri pula oleh Kuasa Usaha Ad Interim US Mission to ASEAN, Joy M. Sakurai, yang mendampingi utusan AS. Jajaran Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono, memfasilitasi dialog diplomatik tersebut. Suasana pertemuan bersifat dialogis namun tertutup untuk publik.
Pokok pembahasan
Pembicaraan antara kedua pihak menitikberatkan pada pembangunan kemitraan yang setara dan saling menghormati. Topik yang dibahas meliputi peningkatan kerja sama bilateral, langkah bersama untuk menjaga stabilitas regional, dan potensi kolaborasi ekonomi. Pertemuan dimaksudkan untuk menyelaraskan langkah strategis kedua negara di kawasan.
Pernyataan resmi Sekretaris Kabinet
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan resmi mengenai hasil pertemuan. Ia menegaskan harapan pemerintah untuk memperkuat fondasi diplomasi bilateral ke depan.
"Dalam pertemuan tersebut dibahas pula berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama antar kedua negara."
"Termasuk dalam mendorong kerja sama dan stabilitas di kawasan, serta mempererat hubungan kedua negara yang berlandaskan prinsip saling menghormati dan kemitraan yang setara."
Partisipasi kementerian dan tindak lanjut
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut hadir dalam diskusi mengenai peta jalan kolaborasi strategis antarwilayah ASEAN. Pemerintah menyatakan evaluasi hasil pertemuan akan ditindaklanjuti oleh kementerian teknis terkait dalam waktu dekat.
Komitmen persahabatan dan kerja sama disebut akan terus dijaga. Langkah konkret berikutnya akan dirancang untuk mendukung perdamaian, stabilitas, dan pertumbuhan ekonomi regional.
Implikasi dan prospek
Dialog ini diharapkan mempererat hubungan bilateral sekaligus menegaskan peran Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan. Kolaborasi yang lebih erat dapat membuka ruang bagi inisiatif ekonomi dan keamanan yang saling menguntungkan kedua negara dan kawasan ASEAN.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPR Soroti Keterbatasan Logistik Kodaeral I Belawan untuk Patroli
Komisi I DPR RI menyoroti kekurangan logistik di Kodaeral I Belawan, termasuk BBM dan fasilitas perbaikan ya...
Wamendag Cek Harga MINYAKITA di Pasar Nusukan, Sesuai HET
Wamendag Dyah Roro cek MINYAKITA di Pasar Nusukan, Surakarta (5 Sept 2026); harga Rp15.700/liter, sesuai HET...
Kemenko Pangan Uji Model Kedelai di Cariu, Target 100 Ha 2027
Kemenko Pangan uji pilot kedelai di Cariu, Bogor (25 ha) dengan target 100 ha pada 2027 untuk kurangi keterg...
Alumni Connect PPI Dunia Perkuat Jejaring Lewat Sarasehan
Alumni Connect PPI Dunia gelar sarasehan di Jakarta (5 Sep 2026) untuk memperkuat jejaring alumni luar neger...
Bapanas Pastikan Bantuan Pangan Beras Tepat Sasaran
Bapanas pastikan bantuan pangan beras tepat sasaran menggunakan DTSEN, koordinasi dengan Kemensos, dan penya...
Kemenhut-BMKG Intensifkan OMC untuk Atasi Karhutla di Kalbar, Kalteng, Jatim
Kemenhut dan BMKG intensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada awal September 2026 untuk memadamkan karhu...