Olahraga

Bolden Tak Dilepas Klub, Indonesia Absen di Asian Games 2026

Bagikan:
Marques Bolden absen Asian Games 2026 karena klub Jepang menolak melepas

Tim basket putra Indonesia dipastikan kehilangan Marques Bolden pada Asian Games 2026. Keputusan itu terjadi setelah klub tempat Bolden berkarier di Jepang menolak melepasnya untuk memperkuat tim nasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Managing Director Badan Tim Nasional Perbasi, Jeremy Imanuel Santoso, yang menyebut Perbasi telah melakukan komunikasi dengan pihak klub terkait.

Alasan klub menolak melepas pemain

Perbasi menjelaskan penolakan itu berkaitan dengan jadwal kompetisi klub yang berdekatan dengan Asian Games. Menurut Jeremy, kondisi kalender membuat klub tidak punya kewajiban melepaskan pemainnya.

"Marques Bolden berhalangan bermain karena di klubnya juga ada pemain timnas Jepang yang tidak dilepas. Timnas Filipina juga ada pemain yang tidak dilepas oleh klubnya,"

"Asian Games bukan bagian kalender FIBA. Klub tidak diwajibkan melepas pemain mereka untuk memperkuat tim nasional,"

Penjelasan ini menegaskan bahwa aturan pelepasan pemain berbeda ketika turnamen tidak termasuk kalender resmi FIBA. Akibatnya, klub dapat mempertahankan skuatnya untuk kebutuhan kompetisi domestik.

Dampak terhadap persiapan tim nasional

Absennya Bolden tentu menjadi kehilangan bagi skuat Indonesia, mengingat perannya di lapangan. Namun, kondisi ini juga membuka peluang bagi pemain lain untuk mengisi posisi yang kosong.

Sinyal positif datang dari Derrick Michael, yang kini berkarier di klub Jepang, Saga Ballooners. Derrick mendapat izin dari klubnya untuk memperkuat tim nasional pada Asian Games 2026.

"Aku juga santai saja," ujar Derrick Michael soal absennya Bolden.

"Walaupun Marques tidak main, kayaknya kami tetap pasti bisa berbuat terbaik. Kami akan memberikan yang terbaik yang kami bisa."

Derrick menyampaikan optimisme bahwa tim tetap bisa tampil kompetitif meski tanpa Bolden. Pernyataan itu memberikan dorongan moral bagi tim dan penggemar menjelang turnamen.

Arah ke depan

Perbasi harus menata ulang strategi dan susunan pemain menjelang Asian Games. Tim pelatih kemungkinan akan mengevaluasi opsi rotasi dan taktik untuk menutup absennya pemain asing tersebut.

Dengan Derrick yang tersedia, harapan tetap ada untuk meraih hasil terbaik. Namun, keputusan klub Jepang memperlihatkan tantangan koordinasi antara kompetisi klub dan agenda tim nasional.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait