Nasional

Wamendag Cek Harga MINYAKITA di Pasar Nusukan, Sesuai HET

Bagikan:
Wamendag meninjau pasar tradisional untuk cek harga MINYAKITA dan komoditas pangan

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri meninjau harga MINYAKITA di Pasar Nusukan, Surakarta, Sabtu, 5 September 2026. Hasil pemeriksaan menunjukkan MINYAKITA dijual Rp15.700 per liter, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Kunjungan bertujuan memantau rantai pasok dan stabilitas harga kebutuhan pokok.

Pemantauan langsung di pasar

Roro meninjau pasar didampingi Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto dan tim yang melibatkan Pemerintah Kota Surakarta, Bapanas, Satgas Pangan, Perum BULOG, dan ID FOOD. Tim memeriksa stok dan harga beberapa komoditas strategis secara langsung.

"Setelah kami cek, harga MINYAKITA berada di angka Rp15.700 per liter. Sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET),"

Harga komoditas di Pasar Nusukan

Selain MINYAKITA, tim mencatat perkembangan harga minyak goreng, gula, daging, dan sayuran. Secara umum harga relatif terkendali, namun beberapa komoditas memerlukan perhatian khusus.

Komoditas Harga pasar Keterangan
MINYAKITA Rp15.700 / liter Sesuai HET
Minyak goreng curah Rp18.400 / liter -
Minyak goreng kemasan premium Rp24.000 / liter -
Gula pasir Rp18.000 / kg Di atas HA Rp17.500
Daging sapi Rp145.000 / kg Di atas HA Rp140.000
Daging ayam ras Rp40.000 / kg Sesuai harga acuan
Telur ayam ras Rp24.000 / kg Di bawah HA Rp30.000

Respons pemerintah daerah dan upaya stabilisasi

Pemerintah Kota Surakarta menggelar rapat koordinasi inflasi daerah setiap minggu bersama TPID, Dinas Perdagangan, instansi terkait, dan Polri. Pemkot juga mengawasi potensi penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga.

"Kami memastikan intervensi langsung dilakukan jika ada kerawanan pasokan atau adanya harga komoditas pokok yang di atas rata-rata pasar," ujar Respati.

Untuk menekan gejolak harga, Perum BULOG dan BUMN Pangan mengoptimalkan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). BUMN Pangan juga mendistribusikan daging sapi langsung kepada pedagang pasar rakyat.

Aspirasi pedagang dan perhatian khusus

Pedagang beras di Pasar Nusukan, Bagus Nova, meminta distributor kembali rutin memasok beras premium kemasan lima kilogram ke pasar tradisional. Ia berharap pasokan tersebut tersedia dengan harga sesuai HET.

"Harapan saya, beras premium kemasan lima kilogram dari distributor dapat rutin dipasok kembali ke pasar tradisional. Dengan harga jual yang sesuai HET,"

Kementerian Perdagangan mencatat beras, gula pasir, dan daging sapi masih memerlukan atensi khusus karena harganya berada di atas HET atau HA. Pemerintah pusat dan daerah akan terus memantau pasokan dan melakukan intervensi bila diperlukan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait