Alumni Connect PPI Dunia Jadi Ruang Berbagi dan Kolaborasi
Alumni Connect Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia mengumpulkan para alumni untuk berbagi pengalaman dan membangun kolaborasi agar inovasi mereka berdampak lebih luas. Forum ini digelar dalam Sarasehan Alumni Connect PPI Dunia 2026 di Auditorium RRI, Jakarta, Sabtu, 5 September 2026. Koordinator Presidium Alumni Connect, Achmad Adhitya, menilai pertemuan itu penting untuk mempertemukan inisiatif alumni dengan pemangku kepentingan di Indonesia.
Tujuan forum dan potensi manfaat
Achmad Adhitya mengatakan forum menyoroti sejumlah inovasi alumni yang belum terekspos secara luas. Menurutnya, pertemuan seperti ini membuka ruang bagi alumni untuk saling sharing dan memperluas jangkauan manfaat inovasi bagi masyarakat.
“Itu menurut saya banyak hal-hal positif yang sudah dilakukan oleh alumni, jadi ini ruang buat mereka saling sharing,”
Adhitya juga menekankan pentingnya kolaborasi antaralumni agar kegiatan yang sudah berjalan dapat berkembang dan berdampak lebih besar.
Peran pemerintah dan akses bagi diaspora
Adhitya menyatakan pemerintah dapat berperan memfasilitasi inisiatif alumni melalui komunikasi dengan kementerian serta badan pemerintah terkait. Dengan adanya koordinasi, program alumni dapat berjalan sejalan dengan agenda pemerintah.
“Government kan sifatnya memfasilitasi dan mendorong untuk pengembangan. Dalam artian kegiatan-kegiatan yang sudah dibuat ini mungkin bisa sejalan dengan kegiatan dari kementerian atau badan pemerintah yang lain,”
Ia menambahkan bahwa diaspora yang masih berada di luar negeri tetap memiliki ruang kontribusi. Namun, akses komunikasi yang terbuka dengan pemangku kepentingan di Indonesia perlu disediakan agar mereka dapat terhubung dan berpartisipasi.
Kolaborasi dengan RRI
Direktur Program dan Produksi RRI, Mistam, menyambut kerja sama dengan PPI Dunia. Mistam mengatakan RRI akan membuka platform informasi untuk memperkuat edukasi dan wawasan publik tentang perkembangan berbagai negara, serta memperkenalkan peluang pendidikan luar negeri.
“RRI sangat welcome sekali kepada PPI Dunia untuk memberikan edukasi kepada rakyat Indonesia. RRI siap sebagai jembatan informasi agar publik Indonesia mengetahui kondisi berbagai negara di dunia,”
Mistam menjelaskan RRI bisa menjadi ruang pertemuan alumni dan masyarakat untuk saling bertukar informasi. Ia juga menyampaikan rencana program khusus bersama Alumni Connect PPI Dunia yang dapat tampil di kanal-kanal RRI seperti Pro 2, Pro 3, atau Voice of Indonesia.
“Inilah RRI menyatukan dari berbagai seluruh dunia alumni ini, sehingga RRI menjadi rumahnya teman-teman PPI Dunia. RRI juga menjadi rumahnya masyarakat Indonesia untuk saling sharing, saling caring, dan saling giving,”
Implikasi dan langkah ke depan
Forum ini membuka peluang agar inovasi alumni mendapat dukungan lebih sistematis dari pemerintah dan media. Dengan fasilitas akses komunikasi dan platform publik seperti RRI, potensi kolaborasi antara alumni, institusi pemerintah, dan sektor lain dapat meningkat.
Ke depan, penyusunan program bersama dan penyediaan jalur komunikasi bagi diaspora menjadi langkah penting untuk memastikan kontribusi alumni bisa terintegrasi dengan kebijakan dan program nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenko Pangan Uji Model Kedelai di Cariu, Target 100 Ha 2027
Kemenko Pangan uji pilot kedelai di Cariu, Bogor (25 ha) dengan target 100 ha pada 2027 untuk kurangi keterg...
Alumni Connect PPI Dunia Perkuat Jejaring Lewat Sarasehan
Alumni Connect PPI Dunia gelar sarasehan di Jakarta (5 Sep 2026) untuk memperkuat jejaring alumni luar neger...
Bapanas Pastikan Bantuan Pangan Beras Tepat Sasaran
Bapanas pastikan bantuan pangan beras tepat sasaran menggunakan DTSEN, koordinasi dengan Kemensos, dan penya...
Kemenhut-BMKG Intensifkan OMC untuk Atasi Karhutla di Kalbar, Kalteng, Jatim
Kemenhut dan BMKG intensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada awal September 2026 untuk memadamkan karhu...
Wamendikdasmen Dukung PAUD Berbasis Lingkungan di Pangandaran
Wamendikdasmen meresmikan Susi Environmental School di Pangandaran dan mendorong penguatan PAUD berbasis lin...
Kemensos Bekali 600 Mahasiswa UINSA Tingkatkan Mutu Layanan Sosial
Kemensos membekali 600 mahasiswa UINSA pada 4 September 2026 untuk meningkatkan mutu layanan di 81 LKS melal...