Nasional

Wamendikdasmen Dukung PAUD Berbasis Lingkungan di Pangandaran

Bagikan:
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq dan Susi Pudjiastuti meresmikan Susi Environmental School di Pangandaran

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq mendorong penguatan pendidikan anak usia dini berbasis lingkungan saat meresmikan Susi Environmental School di Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu, 5 September 2026. Ia menyebut inisiatif ini sebagai investasi penting untuk membangun sumber daya manusia yang berkelanjutan sejak usia dini.

Peresmian dan ajakan penguatan PAUD

Sekolah itu merupakan layanan PAUD inisiatif Susi Pudjiastuti yang bertujuan mendekatkan anak pada alam. Pada acara peresmian, Fajar memberi apresiasi atas investasi masyarakat pada pendidikan usia dini. Ia menilai tindakan tersebut menunjukkan keberanian berinvestasi pada sumber daya manusia sejak tahap awal.

Atas nama Kemendikdasmen, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Susi. Ini menunjukkan keberanian berinvestasi pada sumber daya manusia sejak usia dini.

Metode pembelajaran dan relevansinya

Fajar menilai konsep pembelajaran di sekolah ini sejalan dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam. Pendekatan itu mendorong pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan bagi anak.

Apa yang dilakukan di sini relevan dengan Pembelajaran Mendalam. Anak belajar secara berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, di dalam maupun di luar ruang.

Menurutnya, pembelajaran berbasis alam menjadi semakin relevan karena banyak anak kini akrab dengan gawai dan media sosial. Dalam kunjungan, Wamendikdasmen juga berinteraksi dengan anak-anak PAUD dan meninjau fasilitas pembelajaran secara langsung.

Data akses PAUD di Pangandaran

Di Kabupaten Pangandaran, tercatat seluruh 93 desa telah memiliki layanan PAUD dan 10 kecamatan memiliki PAUD negeri. Meski demikian, angka partisipasi sekolah untuk anak usia lima hingga enam tahun berada pada kisaran 86,67 persen.

Kondisi ini menunjukkan kebutuhan penguatan akses dan partisipasi PAUD melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Fajar menegaskan bahwa PAUD merupakan bagian penting dari Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari satu tahun pra-sekolah.

Peran masyarakat dan Sekolah Nasional Terintegrasi

Wamendikdasmen mengaitkan peran masyarakat dengan upaya pemerintah membangun pusat keunggulan pendidikan daerah. Ia menyatakan, inisiatif masyarakat dapat menjadi sumber keunggulan yang melengkapi kebijakan formal seperti Sekolah Nasional Terintegrasi.

Kalau pemerintah membangun pusat keunggulan melalui SNT. Maka yang dilakukan Ibu Susi menunjukkan bahwa pusat keunggulan juga dapat tumbuh dari masyarakat.

Respons Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti menyampaikan sekolah itu merupakan bentuk partisipasinya menyiapkan generasi yang mencintai alam. Ia berharap anak-anak yang dididik kelak memiliki semangat menjaga lingkungan dan memajukan Indonesia.

Saya ingin berpartisipasi mendidik tunas bangsa untuk cinta alam dan punya semangat menjadikan Indonesia lebih baik.

Model PAUD berbasis lingkungan seperti Susi Environmental School dinilai dapat memperkuat kesiapan anak sebelum memasuki pendidikan dasar. Ke depan, pemerintah dan pelaku masyarakat diharapkan memperluas kolaborasi untuk meningkatkan akses dan kualitas PAUD di daerah-daerah lain.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait