Bupati Nias Selatan Serahkan SK untuk 352 PPPK dan Resmikan KMP Hafamati
Kepulauan Batu, Nias Selatan — Bupati Sokhiatulo Laia menyerahkan Surat Keputusan (SK) dan Surat Perjanjian Kerja (SPK) perpanjangan kepada 352 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk Daerah Pemilihan 6 Kepulauan Batu, Selasa (3/11) di Aula Kantor Camat Pulau-Pulau Batu, Pulau Tello.
Rincian penerima dan masa kerja
Plt. Kepala BKPSDM Nias Selatan, Emanuel Harapan Telaumbanua, menyampaikan bahwa 352 penerima terdiri dari 156 tenaga guru, 105 tenaga kesehatan, dan 91 tenaga teknis. Masa berlaku SPK ditetapkan selama satu tahun anggaran dan akan diperpanjang setiap tahun.
Tuntutan tanggung jawab dan harapan pemerintah daerah
Bupati Sokhiatulo Laia mengucapkan selamat kepada penerima SK dan SPK. Ia meminta agar amanah ini dijadikan motivasi untuk meningkatkan kualitas layanan publik di wilayah penempatan masing-masing.
"Hadirnya armada ini bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat antar pulau agar semakin aman, terjangkau, dan memiliki jadwal operasional yang pasti setiap harinya,"
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penyerahan SK dan SPK membawa konsekuensi tanggung jawab nyata. Seluruh tenaga PPPK Paruh Waktu diminta mengedepankan disiplin, kejujuran, dan loyalitas saat menjalankan tugas.
Peresmian KMP Hafamati HF untuk memperkuat konektivitas
Pada kesempatan yang sama, Bupati meresmikan kapal penyeberangan perintis Bus Air RoRo KMP Hafamati HF di Pelabuhan Laut Pulau-Pulau Batu. Peresmian ini dimaksudkan untuk memperkuat konektivitas antar pulau dan mendorong pemerataan pembangunan serta pelayanan publik.
Rute, tarif, dan operasional kapal
KMP Hafamati HF disiapkan melayani tiga lintasan perintis: Pulau Tello – Lasondre, Lasondre – Saeru, dan Saeru – Lumbui Melayu. Tarif resmi berkisar dari Rp12.000 hingga Rp50.000. Setelah seremoni, kapal melakukan pelayaran perdana untuk rute Pulau Tello menuju Lasondre.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya keselamatan pelayaran, kepatuhan terhadap standar operasional, dan ketepatan jadwal. Ia juga meminta operator memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna layanan.
Partisipan dan dukungan lembaga
Kegiatan penyerahan SK dan peresmian kapal dihadiri pejabat daerah dan tokoh setempat. Pihak yang hadir antara lain:
- Anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan Dapil VI
- Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan Amsarno S.
- Kepala UPP Pulau Tello Joko Hadianto
- Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala OPD, para Camat dan Kepala Desa se-Kepulauan Batu
- Unsur Forkopimcam, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para penerima SK PPPK Paruh Waktu
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Selatan dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) atas dukungan pelaksanaan layanan penyeberangan perintis ini.
Penutup: Penyerahan SK/SPK dan pengoperasian KMP Hafamati HF diharapkan meningkatkan kualitas layanan publik dan mobilitas warga di Kepulauan Batu, serta memperlancar distribusi barang dan akses layanan di wilayah kepulauan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Santriwati Ibadur Rahman Kecam Penggerebekan Pesantren Hamal Tul Quran
Ratusan santriwati Ibadur Rahman mengecam penggerebekan Pondok Pesantren Hamal Tul Quran (27 Okt 2026) dan t...
Kanwil Ditjenpas Sumut Tindaklanjuti Penangkapan Pegawai Lapas Medan
Kanwil Ditjenpas Sumut menindaklanjuti penangkapan ES, pegawai Lapas Tanjung Gusta Medan, terkait kurir nark...
Polresta Deliserdang Gagalkan Penyelundupan 15,59 Kg Sabu
Satres Narkoba Polresta Deliserdang menggagalkan penyelundupan 15,59 kg sabu dari Aceh ke Lampung dan menang...
Sidang Sumantri Ditunda, Kader Pujakesuma Padati PN Lubuk Pakam
Sidang putusan Sumantri dan anaknya di PN Lubuk Pakam ditunda hingga 5 Nov 2026 karena pergantian penasihat...
Kapolri Umumkan Mutasi Polda Sumut, Ini Daftar Pejabat yang Diganti
Kapolri Suyudi keluarkan mutasi PJU dan kapolres di Polda Sumut lewat TR Nomor ST/2467 tanggal 2 Okt 2026; s...
Jembatan Ambruk di Aceh Tenggara Belum Diperbaiki, Ekonomi Terdampak
Jembatan antar kecamatan di Aceh Tenggara yang ambruk sejak banjir 2025 belum diperbaiki, mengganggu ekonomi...