PGRI Padanglawas Minta Tindak Lanjut Hasil Tes Baca Alquran Siswa
Padanglawas — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Padanglawas mendesak tindak lanjut atas hasil tes kemampuan baca Alquran, praktik shalat, dan matematika dasar bagi siswa baru SMKN 1 Barumun. Pernyataan itu disampaikan Ketua PGRI Kabupaten Padanglawas, Bidarlis Nur Ibrahim Rangkuti ST MSi, pada Jumat (28/8).
Hasil tes menunjukkan kekurangan signifikan
Pengukuran kemampuan dilakukan untuk kelas X SMKN 1 Barumun Tahun Ajaran 2026-2027. Dari 436 siswa baru yang mayoritas tamatan madrasah, hasil tes dinilai tidak sesuai harapan. Banyak siswa belum dapat membaca Alquran dengan baik, belum menjalankan praktik shalat secara benar, dan menunjukkan kelemahan pada matematika dasar.
Respons PGRI dan permintaan ke pemerintah daerah
PGRI Kabupaten Padanglawas mendesak Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan agar menindaklanjuti temuan ini melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. PGRI meminta intervensi program yang lebih sistematis untuk meningkatkan kompetensi siswa pada tiga bidang tersebut.
Saran untuk satuan pendidikan
Selain permintaan kepada pemerintah daerah, PGRI menekankan agar setiap satuan pendidikan memperkuat pembinaan kemampuan baca Alquran, praktik shalat, dan penguasaan matematika dasar sejak jenjang sebelumnya. Langkah-langkah yang disarankan meliputi:
- Penambahan jam pembelajaran atau pembinaan khusus di sekolah;
- Koordinasi dengan madrasah dan lembaga pendidikan agama untuk menyelaraskan kurikulum dasar;
- Pelatihan guru dan tenaga pendamping untuk metode pengajaran baca Alquran serta penguatan numerasi.
Implikasi dan langkah ke depan
Temuan di SMKN 1 Barumun menunjukkan adanya kesenjangan antara output pendidikan dasar dan kebutuhan di jenjang menengah kejuruan. Jika tidak ditangani, kelemahan pada kompetensi dasar dapat memengaruhi kesiapan akademik dan karakter siswa. PGRI memandang perbaikan segera perlu dilakukan agar kualitas pembelajaran sesuai standar dan mendukung perkembangan peserta didik.
Pemerintah daerah dan pimpinan sekolah diharapkan segera merumuskan program tindak lanjut yang terukur dan melibatkan pemangku kepentingan terkait agar masalah ini mendapatkan solusi berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Medan Terapkan PJJ 16-21 Oktober 2026 Imbas Kabut Asap
Pemko Medan berlakukan PJJ 16-21 Oktober 2026 untuk PAUD/TK, SD, dan SMP akibat kabut asap; SE Disdikbud Nom...
Polsek Bilah Hilir Gelar Grebek Sarang Narkoba di Sei Tampang
Polsek Bilah Hilir gelar Grebek Sarang Narkoba di Sei Tampang, 14 Oktober; tidak ditemukan sabu, hanya alat...
Polres Humbahas Bagikan Masker di Doloksanggul Antisipasi Asap
Polres Humbahas membagikan masker gratis di Doloksanggul pada 16 Oktober untuk mengurangi paparan kabut asap...
Sumut Luncurkan 6 Bus Perintis untuk Pelajar Asahan
Pemprov Sumut meluncurkan 6 Bus Perintis untuk pelajar Asahan pada 15/10, sebagai upaya meningkatkan akses t...
Wisuda ITSI 2026: 445 Lulusan, 90 Langsung Direkrut Agrinas
ITSI mewisuda 445 lulusan; 90 sudah direkrut PT Agrinas. Kampus perkuat link-and-match, buka S-2, dan fokus...
Humbahas Terapkan PJJ untuk TK-SMP Akibat Asap Karhutla
Dinas Pendidikan Humbahas menerapkan PJJ untuk TK/PAUD, SD, dan SMP sejak 16 Oktober 2026 akibat asap karhut...