Sumut Luncurkan Kampung Kreatif Sumut Berkah Rp5–50 Miliar
MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meluncurkan program Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB) sebagai upaya mengatasi ketimpangan pembangunan desa. Program yang tercantum dalam RPJMD itu dijadwalkan mulai dieksekusi Januari 2027, namun mekanisme dan sumber pendanaan belum dirinci.
Inti program dan besaran bantuan
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PMD Dukcapil Sumut Muhammad Suib menyatakan KKSB masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan menjadi program strategis era Gubernur Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya. Yang mencolok adalah nilai bantuan keuangan khusus yang dijanjikan, yaitu minimal Rp5 miliar hingga maksimal Rp50 miliar per kawasan.
Program Kampung Kreatif Sumut Berkah ini sudah dituangkan dalam RPJMD dan merupakan program strategis daerah di era Gubernur Sumut Bobby-Surya
Menurut Suib, bantuan itu akan dikirimkan ke kabupaten/kota dan dialokasikan untuk kampung kreatif dengan ketentuan bantuan tidak bisa dialihkan untuk program lain.
Jadwal penjaringan dan pelaksanaan
Timeline yang disampaikan pemerintah menunjukkan proses penjaringan proposal dan penetapan desa terpilih baru akan berlangsung jauh sebelum pelaksanaan. Jadwal itu meliputi:
- Penjaringan proposal: 1 Juli hingga 5 September 2026
- Penetapan desa terpilih: 28 Oktober 2026
- Pelaksanaan program: mulai Januari 2027
Keterbatasan jangkauan dan mekanisme seleksi
Mekanisme penjaringan hanya mengizinkan setiap kepala daerah mengirimkan satu calon penerima bantuan ke Gubernur. Dengan 33 kabupaten/kota di Sumut, maksimal 33 kawasan bisa tersentuh dalam satu periode penjaringan. Jumlah itu jauh dari kebutuhan untuk menangani lebih dari seribu desa yang masih tertinggal.
Kondisi ini menjadi kerja berat kita, bagaimana kita bisa menggeser desa sangat tertinggal dan desa tertinggal bisa naik kelas dan menjadi desa berkembang
Ketidakjelasan payung hukum dan sumber dana
Dari paparan pemerintah belum ada penjelasan rinci soal sumber anggaran dalam APBD yang akan menanggung bantuan tersebut. Belum jelas pula apakah dana berasal dari APBD murni, perubahan APBD, atau kombinasi sumber lain. Hal ini penting karena provinsi saat ini juga bergantung pada P-APBD untuk program lain, termasuk persiapan Porprovsu XII.
Target dan tantangan
Suib mengutip Keputusan Menteri Desa Nomor 343 Tahun 2025 yang mencatat ada 521 desa sangat tertinggal dan 707 desa tertinggal dari total 5.417 desa di Sumut. Artinya 1.228 desa atau sekitar 22 persen masih tergolong tertinggal. Pemerintah menyatakan KKSB menggunakan pendekatan area based development untuk pembangunan kawasan terintegrasi, bukan pembangunan parsial seperti sebelumnya.
Klaim efektivitas pendekatan ini belum dapat diuji karena program belum berjalan. Publik menunggu aturan teknis, seperti Peraturan Gubernur yang mengatur kriteria penerima, mekanisme penyaluran, dan sistem pertanggungjawaban dana hibah bernilai puluhan miliar rupiah per kawasan.
Penutup
KKSB menawarkan skema pendanaan besar dan pendekatan terintegrasi untuk mengangkat desa tertinggal di Sumut. Namun, tanpa payung hukum teknis dan kejelasan sumber dana, program ini berisiko menjadi wacana belaka hingga bukti pelaksanaan nyata muncul pada 2027.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Askrida Syariah Setor Zakat Rp100 Juta ke Baitul Mal Aceh
PT Askrida Syariah menyerahkan zakat Rp100 juta ke Baitul Mal Aceh pada 28 Agustus, disertai rencana sinergi...
Pemuda Sumut Pertanyakan Nasib Lahan Eks Konsesi TPL dan Torganda
Pemuda Sumut mempertanyakan pengelolaan lahan bekas konsesi TPL (167.912 ha) dan PT Torganda (47.000 ha) pas...
Ketersediaan Vaksin Rabies di Medan Kembali Normal, Ini Penjelasannya
Ketersediaan vaksin rabies di Medan sempat tertunda karena perubahan sistem pendataan. Stok kini ada dan lay...
Asahan Percepat Penurunan Stunting lewat Rakor Regional Sumatera
Pemkab Asahan memperkuat komitmen percepatan penurunan stunting lewat rakor regional Sumatera, dengan progra...
BBPOM Perketat Pengawasan MBG di Aceh Besar untuk Cegah KLB
BBPOM Aceh dan Labkesmas perketat pengawasan dapur SPPG di Aceh Besar pada 27 Juni untuk pastikan keamanan M...
TPID Sumut Intensifkan Monitoring Harga Bapok Jelang Panen Raya
TPID Sumut intensifkan pemantauan harga dan stok bapok di pasar tradisional untuk menjaga stabilitas menjela...