Lokal

TPID Sumut Intensifkan Monitoring Harga Bapok Jelang Panen Raya

Bagikan:
Tim TPID Sumut memantau harga bahan pokok di pasar tradisional Medan

Medan — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara memperketat pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) di pasar tradisional Medan, Deli Serdang, Langkat, Tapanuli Utara, hingga Mandailing Natal sejak akhir Agustus 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga menjelang musim panen yang bergeser akibat banjir November 2025.

Tim gabungan dan cakupan monitoring

Pemantauan dilakukan oleh Dinas Perindag ESDM Sumut bersama jajaran terkait. Selain itu, tim berkoordinasi dengan Bank Indonesia, BPS, Perum Bulog, dan satgas pangan kabupaten/kota.

  • Dinas Perindag ESDM
  • Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura
  • Dinas Penanaman Modal dan PTSP
  • Biro Perekonomian Setdaprov Sumut
  • Bank Indonesia, BPS, Perum Bulog, Satgas Pangan

Kepala Dinas Perindag ESDM Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, menyatakan kegiatan monitoring dilakukan setiap hari di berbagai titik pasar, terutama di daerah penghasil beras.

"Monitoring ini kami lakukan secara kontinu setiap hari, tidak hanya di Kota Medan, tetapi juga menyasar daerah-daerah penghasil beras seperti Langkat, Tapanuli Utara, dan Mandailing Natal,"

Temuan pemantauan di delapan pasar Medan

Pada 24 Agustus tim memantau delapan pasar di Medan dan sekitarnya. Tim mencatat perbedaan harga antar pasar, ketersediaan stok, serta kepatuhan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pasar Harga/Komoditas Stok/Pasokan
Bakaran Batu Beras SPHP Rp60.000/5 kg; IR64 Rp80.000-85.000/5 kg; Minyakita Rp15.700/kg (HET) ~100 sak beras/minggu; Bulog kirim 100 kotak Minyakita/minggu
Sei Sikambing SPHP Rp62.000-63.000/5 kg; Kuku Balam Rp173.000/10 kg; sapi Rp140.000-150.000/kg; ayam Rp48.000-50.000/kg Tidak tercatat
MMTC SPHP Rp62.000-63.000/5 kg; Minyakita Rp16.000-18.000/l; cabai rawit hijau Rp55.000/kg ~200 sak/minggu
Palapa SPHP Rp62.000/5 kg; ayam Rp50.000-55.000/kg Contoh toko: 2 ton beras/minggu
Sukaramai SPHP Rp63.000/5 kg (sesuai HET); premium terbatas; ayam Rp47.000/kg Stok premium minim
Simpang Limun Premium minim; Minyakita ~Rp18.000/l; komoditas lain aman Tidak tercatat
Petisah SPHP Rp62.000/5 kg; cabai rawit 60.000-70.000/kg Bulog kirim ~100 sak/minggu
Pusat Pasar SPHP Rp60.000/5 kg; Minyakita Rp19.000-35.000 tergantung kemasan Tidak tercatat

Kondisi pasokan di daerah lain

Di Langkat, per 20 Agustus pasokan Gabah Kering Panen (GKP) belum tersedia. Musim panen diperkirakan mundur ke akhir September–Oktober 2026 karena pergeseran masa tanam pascabanjir 2025.

Kilang di Langkat mengandalkan gabah dari Toba (Rp8.300/kg) dan dari Perbaungan/Lubuk Pakam (Rp7.900-8.000/kg). Tapanuli Utara hanya produksi padi sekali setahun sehingga perlu pasokan luar untuk empat bulan terakhir tiap tahun.

Di Mandailing Natal, stok tercatat: beras premium 335.201 kg (Rp17.300-17.500/kg) dan beras medium 566.432 kg (Rp15.000-16.000/kg). Petani mengeluh langkanya pupuk bersubsidi, sementara harga gabah di tingkat petani Rp17.000-17.300/kg di atas batas tertinggi pemerintah Rp16.500/kg.

Pencegahan penimbunan dan langkah ke depan

Dedi menegaskan tim TPID juga mengawasi indikasi penimbunan oleh spekulan. Tim akan menindaklanjuti dugaan kuat penimbunan dengan aparat penegak hukum.

"Dalam setiap kegiatan pengawasan, kami tidak hanya mencatat harga, tapi juga melihat indikasi penimbunan. Kalau stok di pasaran tiba-tiba menipis padahal secara nasional pasokan aman, itu salah satu hal yang kami curigai dan kami dalami lebih lanjut,"

TPID berkomitmen memonitor harian di seluruh kabupaten/kota se-Sumut untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga hingga dan selama musim panen akhir 2026.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait