Perwosi Smash Tourney 2026: Awal Kebangkitan Olahraga Wanita Blitar
Fatatoh Hironi Ulya berharap Perwosi Smash Tourney 2026 menjadi titik awal pembinaan dan kebangkitan olahraga wanita di Kabupaten Blitar.
BLITAR — Politisi PDI Perjuangan dan Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulya, membuka Perwosi Smash Tourney 2026 di Lapangan Voli Kecamatan Wonodadi, Sabtu, 23 Mei 2026. Ia berharap turnamen antarkecamatan ini menjadi sarana pembinaan atlet voli putri dan penguatan olahraga perempuan di daerah.
Turnamen antarkecamatan dan suasana pertandingan
Turnamen yang diselenggarakan Perwosi Kabupaten Blitar berlangsung dua hari, 23–24 Mei 2026, dan diikuti anggota Perwosi dari berbagai kecamatan. Sejak laga pembuka, suasana pertandingan tampak meriah dan ditandai sportivitas tinggi para peserta.
Partisipasi luas dari kecamatan-kecamatan menunjukkan minat perempuan terhadap olahraga, khususnya voli, terus tumbuh. Panitia melaporkan pertandingan berjalan lancar dan mendapat sambutan masyarakat setempat.
Target pembinaan atlet voli putri
Fatatoh menegaskan turnamen bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum menemukan bibit yang bisa dibina lebih serius. Ia menyatakan dukungan KONI terhadap program pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan prestasi atlet putri Blitar.
"Turnamen ini bukan hanya tentang pertandingan menang atau kalah, tetapi menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit atlet perempuan yang nantinya bisa dibina lebih serius untuk membawa nama baik Kabupaten Blitar."
KONI berharap kegiatan seperti ini menghasilkan atlet-atlet voli putri yang mampu bersaing di tingkat regional hingga provinsi. Menurut Fatatoh, konsistensi pembinaan dan fasilitas latihan menjadi kunci kelanjutan prestasi.
Nilai sosial dan penutupan
Selain aspek kompetisi, Perwosi Smash Tourney 2026 juga dimaknai sebagai ajang mempererat hubungan antarpeserta. Kehadiran tim dari berbagai kecamatan dianggap meningkatkan semangat kebersamaan dan solidaritas melalui olahraga.
"Olahraga mampu menyatukan banyak pihak. Semangat kebersamaan dan sportivitas yang terbangun dalam turnamen ini harus terus dijaga agar olahraga wanita di Kabupaten Blitar semakin maju."
Partai final dan penutupan dijadwalkan Minggu, 24 Mei 2026, dan direncanakan dihadiri Bupati Blitar Rijanto serta Ketua Perwosi Jawa Timur Arumi Bachsin. Penyelenggara berharap hasil turnamen menjadi dasar program pembinaan lanjutan bagi atlet putri Kabupaten Blitar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Antrean Pelabuhan Ketapang
ASDP dan Pemkab Banyuwangi bersepakat percepat peningkatan dermaga, perluasan buffer zone, dan kapal bantuan...
AirNav Bantu Kampung Seling: Turbin PLTMH & Fasilitas Dasar
AirNav dan Pemkab Banyuwangi serahkan turbin PLTMH, musala, ruang kelas, dan sanitasi untuk Kampung Seling p...
DPC PDI Perjuangan Kediri Gelar Tahlil 7 Hari untuk Guruh
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari untuk Guruh Soekarnoputra, menekankan pentin...
Pemkab Jember Atur Jam Operasional untuk Redam Konflik Pasar Tanjung
Pemkab Jember dan DPRD setujui pengaturan jam operasional Pasar Tanjung sementara menunggu revitalisasi dan...
Warga Surabaya Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, DPRD Minta Pendataan
Warga Sukolilo mengeluh peringkat desil tak sesuai; DPRD minta RT/RW mendata warga untuk pendampingan pengaj...
Ratusan Warga Gelar Tahlil untuk Guruh Soekarnoputra di Bangkalan
Ratusan kader dan warga Bangkalan menggelar doa bersama dan tahlil Jumat malam untuk mengenang tujuh hari wa...