Tokoh Masyarakat Hadiri Pelantikan PAC PDI Perjuangan di Gresik
Gresik — Sejumlah tokoh masyarakat hadir ketika DPC PDI Perjuangan menggelar pelantikan pengurus PAC Se-Kabupaten Gresik periode 2026–2031. Acara berlangsung di Gedung Nasional Indonesia, Gresik, Sabtu (23/5/2026). Para undangan menyampaikan harapan agar partai terus memperjuangkan aspirasi rakyat kecil dan menjalin kebersamaan lintas elemen.
Harapan agar wakili aspirasi rakyat kecil
Salah satu tokoh yang berbicara adalah Yohanes Irfan, anggota Gereja Katolik Paroki Santa Perawan Maria Gresik. Ia meminta PDI Perjuangan tetap menjadi partai yang mewakili kepentingan lapisan bawah masyarakat.
"Harapan kami PDI Perjuangan bisa maju dan betul-betul mewakili rakyat jelata, karena selama ini rakyat kecil sering dipinggirkan sejak masa Orde Baru. Kami prihatin dengan kondisi itu, sehingga semangat perjuangan harus terus dijaga,"
Yohanes menilai ketidakadilan historis membuat banyak warga kecil terpinggirkan. Karena itu, ia mengingatkan agar kader partai menjaga semangat kepedulian terhadap masyarakat bawah.
Toleransi dan persatuan sebagai landasan
Selain soal representasi sosial, Yohanes yang juga anggota Komisi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gresik menekankan pentingnya nilai persatuan dan toleransi. Menurutnya, Indonesia dibangun atas saling menghormati.
"Negara kita berdiri dengan semangat saling menghormati. Itu yang harus terus dijaga bersama,"
Ia mendorong semua pihak merawat kebersamaan agar kerukunan antarpemeluk agama tetap kuat di tingkat lokal.
Kerja sama lintas organisasi keagamaan
Wakil Ketua PCNU Gresik, Saiful Qirom, turut hadir dan memberi harapan serupa. Ia mengajak PDI Perjuangan memperluas kerja sama dengan organisasi keagamaan, termasuk Nahdlatul Ulama, demi kemajuan masyarakat.
"Semoga PDI Perjuangan semakin bisa berkembang dan bekerja sama dengan PCNU demi kemajuan masyarakat dan menjaga persatuan,"
Hadirnya tokoh lintas organisasi ini menunjukkan tanda bahwa politik lokal menyertakan unsur kebersamaan dan gotong royong.
Pelantikan: jumlah pengurus dan simbolisme
Pada kesempatan yang sama, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melantik 198 pengurus dari 18 PAC se-Kabupaten Gresik. Panitia sengaja mengundang tokoh eksternal partai untuk menegaskan bahwa perjuangan politik tidak dapat lepas dari dukungan masyarakat luas.
Pelantikan ini dipandang sebagai momen konsolidasi organisasi sekaligus peluang memperkuat kolaborasi antar-elemen masyarakat di tingkat kabupaten.
Untuk perkembangan selanjutnya, publik diharapkan mengawasi implementasi janji-janji tersebut agar manfaatnya dirasakan oleh kelompok yang selama ini merasa terpinggirkan. Baca lebih banyak perkembangan PDI Perjuangan Jawa Timur di Google News.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kediri Pastikan Solar Subsidi dan Bangun 380 Sumur Submersible
Pemkab Kediri pastikan solar subsidi dan percepat pembangunan 380 sumur submersible untuk antisipasi musim k...
Kediri Percepat Sumur Submersible dan Pastikan Solar Subsidi Petani
Pemkab Kediri pastikan ketersediaan solar subsidi dan percepat pembangunan 380 sumur submersible untuk antis...
Pemkot Evaluasi Konser Denny Caknan yang Berujung Ricuh di SUBEC
Pemkot Surabaya mengevaluasi konser Denny Caknan di SUBEC yang ricuh pada 5 Juli 2026 untuk memperbaiki peng...
Pemkab Sumenep dan Baznas Perbaiki 66 Rumah Layak Huni hingga Juni 2026
Pemkab Sumenep dan Baznas perbaiki 66 rumah hingga Juni 2026 dengan anggaran Rp1,089 miliar untuk mewujudkan...
Hasto Kristiyanto 60 Tahun: Teladan, Pendidikan, dan Keteguhan
Hasto Kristiyanto genap 60 tahun; kader PDI Perjuangan memuji keteladanan, capaian akademik, dan keteguhanny...
PDI Perjuangan Pasuruan Matangkan Pembentukan Pengurus Ranting
DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan gelar rakor 5 Juli 2026 untuk menggenjot pembentukan pengurus ranting dan p...