Kaca Jendela Rumah Dinas Wakil Bupati Deliserdang Pecah, Polisi Selidiki
Lubukpakam – Kaca jendela kamar tidur di rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, mendadak pecah pada pertengahan Juni 2026. Insiden terjadi di kompleks perkantoran Kabupaten Deliserdang dan diduga akibat lemparan atau tembakan dari Orang Tak Dikenal (OTK). Polisi kini melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.
Kronologi kejadian
Lom Lom menyatakan ia baru mengetahui kerusakan saat pulang dari kegiatan di Kecamatan STM pada malam Minggu, 14 Juni 2026. Saat memasuki kamar sekitar pukul 22.00 WIB, ditemukan pecahan kaca berserakan di lantai dekat jendela yang tepat berada di samping tempat tidurnya.
Lokasi kejadian berada di rumah dinas yang dikelilingi tembok tinggi. Kondisi ini memicu dugaan bahwa pecahnya kaca bukan akibat peristiwa kebetulan dari luar.
Reaksi Menwa dan dugaan motif
Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahatara Sumatera Utara mengecam tindakan vandalisme ini dan meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan menyeluruh. Pernyataan itu disampaikan oleh Plt Danmenwa Mahatara Sumut, Rotua Sibagariang, melalui pesan singkat.
"Kami mengutuk peristiwa tersebut. Kami minta Polresta Deli Serdang melakukan penyelidikan mendalam dan olah Tempat,"
Rotua menilai kecil kemungkinan pecahnya kaca disebabkan peluru nyasar. Menurutnya, tembok tinggi di sekitar rumah dinas membuat skenario peluru nyasar kurang masuk akal. Ia menduga ada unsur intimidasi yang sengaja ditujukan kepada pejabat publik.
"Kalau peluru nyasar rasanya tidak mungkin. Rumah dinas ini dikelilingi tembok yang cukup tinggi. Bisa jadi ada upaya intimidasi atau gangguan terhadap pejabat negara,"
Langkah kepolisian
Tim Satreskrim dan INAFIS Polresta Deli Serdang telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti. Sampai saat ini, polisi belum memastikan apakah kerusakan kaca disebabkan oleh tembakan, benda keras, atau faktor lain.
Penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap fakta di balik insiden ini. Aparat akan memeriksa bukti forensik dan bukti lapangan dalam beberapa hari ke depan.
Implikasi dan langkah selanjutnya
Insiden ini memicu kekhawatiran soal keamanan rumah dinas pejabat dan potensi intimidasi terhadap pejabat publik. Pihak keluarga dan lingkungan berharap proses penyelidikan transparan dan cepat.
Polresta Deli Serdang diharapkan segera mengumumkan hasil analisis bukti sehingga motif dan pelaku bisa dipastikan, serta langkah penegakan hukum dapat dilakukan jika ditemukan unsur pidana.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRK Aceh Selatan Tahan Dukungan Usulan WPR Sampai Diverifikasi
DPRK Aceh Selatan menunda dukungan usulan WPR hingga Pemkab lakukan sosialisasi, persetujuan keuchik, dan ve...
Polwan Pematangsiantar Perketat Disiplin Jelang HUT ke-78
Polwan Polres Pematangsiantar gelar Gaktiblin pada 18 Agustus untuk tingkatkan disiplin dan profesionalisme...
Jenazah Anak 8 Tahun Ditemukan di Bawah Jembatan Sigagak
Jenazah Hidayah Sitanggang, anak 8 tahun yang hanyut di Bah Sosopan, ditemukan Rabu (19/8) di bawah jembatan...
UMSU Serahkan Smart Vineyard IoT dan Irigasi Surya di Deliserdang
UMSU serahkan Smart Vineyard berbasis IoT dan irigasi tetes tenaga surya kepada petani anggur di Deliserdang...
Polrestabes Medan Tangkap 3 Pelaku Jual Narkoba di Kafe
Polrestabes Medan menangkap tiga pelaku penjualan narkoba di kafe Jalan Darusalam, menyita dua bungkus vape...
FORMASSU-SMAM Mendesak Pemko Medan Segera Bantu Korban Puting Beliung
FORMASSU dan SMAM mendesak Pemko Medan segera melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan darurat serta prog...