Popularitas Tinggi, Pemerintah Diminta Perkuat Program MBG
Survei Poltracking menunjukkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat dikenal publik dan mendapat respons positif, namun kualitas pelaksanaan dan ketepatan sasaran perlu diperbaiki. Hasil pemaparan survei pada 4 Juni 2026 menyebut 92,1% responden mengetahui program ini dan 55,6% menyatakan puas terhadap pelaksanaannya. Survei dilakukan 11–17 Mei 2026 terhadap 1.220 responden.
Popularitas dan kepuasan publik
Peneliti Poltracking Indonesia Ahmad Ziaul Fitrauddin menyatakan perhatian publik terhadap MBG cukup tinggi. Hal itu, menurutnya, menjadi modal bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas manfaat program.
Hasil survei menunjukkan MBG adalah program prioritas yang paling dikenal masyarakat. Selain itu, lebih dari separuh responden menilai pelaksanaannya memuaskan, meski penilaian soal ketepatan sasaran berimbang.
Ekspektasi kualitas meningkat
Zia menyoroti bahwa eksposur tinggi terhadap suatu program meningkatkan ekspektasi publik terhadap kualitas pelaksanaannya. Ia merujuk pada konsep agenda setting untuk menjelaskan hubungan itu.
"Dalam teori agenda setting, saya meminjam dari McCombs and Shaw bahwasannya program apa pun yang menjadi tinggi dalam penyiaran dalam narasi, akan mengunci ekspektasi publik terhadap kualitas. Artinya ketika sesuatu itu menjadi tinggi, maka akan menjadi perhatian kualitasnya."
"Sebagaimana kualitasnya tentu akan menjadi ekspektasi, harus baik," kata Zia.
Tekanan ekonomi dan fokus pada kebutuhan riil
Zia menambahkan tekanan ekonomi akibat kenaikan biaya hidup dan penyesuaian BBM non-subsidi membuat masyarakat semakin membutuhkan program yang langsung menyentuh kebutuhan sehari-hari. Karena itu, pemerintah dinilai memiliki ruang untuk meningkatkan penerimaan publik lewat penyempurnaan program.
"Jadi penyempurnaan akurasi program prioritas pemerintah ini harus dilakukan secara konsisten, jangan hanya program mercusuarnya tapi juga program riil masyarakat. Jadi meja negosiasi itu bukan hanya di meja negosiasi elitis, tapi juga berdampak terhadap meja kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Data detail survei dan ketepatan sasaran
Dari responden yang mengetahui MBG, 55,6% menyatakan puas terhadap pelaksanaannya. Namun persepsi soal ketepatan sasaran terbelah: 45,3% menilai sudah tepat sasaran, sementara 46,3% menyatakan sebaliknya.
Peneliti Utama Poltracking Indonesia Masduri Amrawi menyebut MBG sebagai program prioritas yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Program prioritas Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang paling dirasakan manfaatnya MBG (27,6 persen)," kata Masduri.
"Program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka paling populer. Sebanyak 92,1 persen publik mengetahui program ini," ujar Masduri.
Perbandingan dengan program lain
Selain MBG, survei mencatat beberapa program lain yang dirasakan manfaatnya masyarakat. Persentase responden yang merasakan manfaat tercatat sebagai berikut:
- Kartu Indonesia Sehat: 11,1%
- Kartu Indonesia Pintar: 10,1%
- Layanan kesehatan gratis: 8,5%
- Bantuan Subsidi Upah (BSU): 8,3%
Dengan temuan ini, peneliti menilai tingginya popularitas MBG harus diikuti perbaikan ketepatan sasaran dan efektivitas pelaksanaan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.
Berita Terkait
Java Man Segera Dipulangkan, Menbud: Sudah Masuk Tahap Pengemasan
Koleksi Java Man sedang dikemas dan akan dipulangkan dalam beberapa bulan; pemerintah menargetkan penempatan...
Wapres Gibran: Calon Pemimpin Harus Peka pada Masyarakat
Wapres Gibran minta calon pemimpin peka dan aktif berdialog dengan masyarakat; contoh hambatan distribusi pu...
Jadwal & Aturan OSN 2026: Kategori AI dan Kuota Finalis
Kemendikdasmen merilis jadwal OSN 2026 dengan kategori baru SMA termasuk AI dan pengawasan diperketat; final...
Pendaftar OSN 2026 Lampaui 941.692, Naik 17% dari 2025
Pendaftar OSN 2026 mencapai 941.692 peserta, naik 17% dari 2025; penyelenggara menekankan integritas, pemera...
Pendaftar OSN 2026 Tembus 941.692, Naik 17%
Pendaftar OSN 2026 mencapai 941.692 peserta, naik 17% dari 2025; Kemendikdasmen tekankan pembinaan karakter...
Kemendikdasmen Perketat Pengawasan OSN 2026 Cegah Kecurangan
Kemendikdasmen perketat pengawasan OSN 2026 dengan empat lapis kontrol dan sanksi tegas untuk mencegah kecur...