Carapaz Menang Etape 20, Pogačar Tetap Pimpin Tour de France 2026
Richard Carapaz memenangi etape ke-20 Tour de France 2026 di Alpe d'Huez pada Sabtu, 25 Juli 2026, sementara Tadej Pogačar mempertahankan posisi puncak klasemen umum menjelang etape penutup di Paris. Kemenangan ini sekaligus mengunci gelar klasemen raja tanjakan bagi Carapaz dan menambah satu kemenangan etape dalam rentang tiga hari bagi pembalap EF Education-EasyPost tersebut.
Kemenangan dan gelar raja tanjakan
Etape gunung terakhir sejauh 170,9 kilometer menyuguhkan total tanjakan 5.600 meter dan berakhir di Alpe d'Huez. Carapaz menentukan jalannya balapan sejak pendakian Col de la Croix de Fer, menyerang lebih awal untuk mengamankan poin maksimal klasemen pegunungan.
Di Col du Galibier, Carapaz kembali tampil dominan dan meraih tambahan poin penting. Tambahan poin tersebut memastikan jersey polkadot menjadi miliknya sebelum lomba mencapai puncak di Alpe d'Huez.
Bagaimana etape berakhir
Akhirnya Carapaz menjuarai etape dengan keunggulan 26 detik atas Remco Evenepoel yang finis di posisi kedua. Pogačar sendiri tidak mengejar kemenangan etape pada hari itu karena memilih membantu rekan setimnya, Isaac del Toro.
Strategi Pogačar berhasil; ia menjaga tempo kelompok favorit untuk melindungi posisi Del Toro dalam persaingan pembalap muda.
Perubahan di klasemen umum dan jersey putih
Dengan hasil hari ini, Pogačar tetap memimpin klasemen umum dengan keunggulan 6 menit 26 detik atas Evenepoel. Isaac del Toro berhasil mengamankan jersey putih pembalap muda dan kini menempati posisi ketiga klasemen umum.
Pogačar dan Del Toro masuk finis bersama dengan selisih satu menit lima detik dari pemenang etape, menegaskan kontrol tim atas jalannya lomba jelang etape terakhir.
Implikasi menjelang Paris
Tinggal satu etape lagi menuju kedatangan di Paris dan Pogačar hanya memerlukan finis aman untuk mempertahankan keunggulannya. Kemenangan Carapaz memberi tambahan sorotan pada duel pegunungan, namun klasemen umum masih berpihak pada pemimpin saat ini.
Kemenangan Carapaz juga memberi catatan penting bagi timnya, terutama dalam persaingan etape gunung, sekaligus menutup etape ke-20 dengan dominasi balap pendakian.
Secara keseluruhan, etape 20 memperjelas peran strategi tim dalam menentukan hasil akhir: sementara Carapaz menutup babak pegunungan dengan gelar raja tanjakan, Pogačar fokus menjaga posisi puncak dan melindungi junior timnya menjelang penutupan Tour de France 2026 di Paris.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Sinner dan Djokovic Mundur dari Canadian Open, Soroti Jadwal Padat
Jannik Sinner dan Novak Djokovic mundur dari Canadian Open 2026, memicu desakan evaluasi jadwal padat dan pe...
Andrea Pirlo Jadi Pelatih Timnas Italia, Kontrak 4 Tahun
FIGC mencapai kesepakatan dengan Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia kontrak empat tahun, setelah Gua...
Menpora Buka Turnamen Voli Putri Arie One Cup II di Bekasi
Menpora Erick Thohir membuka Turnamen Open Voli Putri Arie One Cup II di Bekasi (25 Juli 2026), diikuti 12 t...
Herdman Umumkan 26 Pemain Timnas untuk ASEAN Hyundai Cup
John Herdman memanggil 26 pemain untuk ASEAN Hyundai Cup 2026; skuad gabungkan pengalaman dan wajah baru, te...
Putri Wardani Terhenti di Perempat Final China Open 2026
Putri Kusuma Wardani tersingkir di perempat final China Open 2026 setelah kalah 21-16, 11-21, 9-21 dari Tomo...
Carrick Puji Talenta Muda MU Usai Menang atas Rosenborg
Carrick memuji penampilan pemain muda MU setelah kemenangan 1-0 atas Rosenborg di Trondheim, menatap laga pr...