Stasiun Bekasi Catat 12,85 Juta Penumpang di H1 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 12.852.606 pergerakan penumpang di Stasiun Bekasi selama Semester I 2026, naik 8,23 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Angka ini didorong oleh 11.425.878 pergerakan Commuter Line dan 1.426.728 aktivitas layanan jarak jauh pada paruh pertama tahun ini. Groundbreaking pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi di kawasan Transit Oriented Development (TOD) dilakukan pada 24 Juli 2026 di Summarecon Bekasi.
Data dan pertumbuhan penumpang
Pergerakan penumpang di Stasiun Bekasi menunjukkan tren kenaikan tahunan. Pada paruh pertama 2026, total mencapai 12.852.606, terdiri dari naiknya lalu lintas commuter dan layanan antarkota. Layanan Commuter Line mencatat 11.425.878 pergerakan, sedangkan layanan jarak jauh tercatat 1.426.728 aktivitas pelanggan.
| Tahun | Jumlah Penumpang Masuk |
|---|---|
| 2022 | 7.076.475 |
| 2023 | 9.426.792 |
| 2024 | 10.847.952 |
| 2025 | 11.413.926 |
Pengembangan Stasiun Bekasi Ekstensi
Pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi bertempat di kawasan TOD bertujuan memperkuat integrasi antara kereta jarak jauh dan Commuter Line. Proyek ini diresmikan dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan pada 24 Juli 2026 di Summarecon Bekasi.
Kota-kota maju dan modern di dunia, yang artinya kota itu juga adalah kota yang produktif, kota yang sehat, semuanya berorientasi pada sistem transit yang saling terhubung satu sama lain, ujar AHY.
Wakil Menteri Perhubungan menyatakan inisiatif pembangunan stasiun ini merupakan langkah strategis untuk memperbesar kapasitas layanan kereta sekaligus memperkuat integrasi antarmoda bagi masyarakat.
Dampak terhadap mobilitas dan ekonomi lokal
Vice President Corporate Communication KAI menekankan bahwa Stasiun Bekasi kini menjadi titik pertemuan perjalanan harian dan antarkota dalam satu kawasan. Pengembangan akses diharapkan memudahkan mobilitas penduduk Bekasi Utara dan mengurangi tekanan lalu lintas jalan di sekitar stasiun.
Stasiun Bekasi melayani kebutuhan perjalanan yang sangat beragam. Pelanggan memanfaatkannya untuk menuju tempat kerja, sekolah, pusat kegiatan ekonomi, mengunjungi keluarga, hingga melanjutkan perjalanan antarkota, ujar Anne Purba.
Anne juga menyatakan bahwa layanan jarak jauh stasiun itu mencatat 2.615.271 aktivitas pelanggan sepanjang 2025, menandakan peran stasiun dalam ekosistem transportasi KAI Group. Peningkatan layanan diharapkan memberi manfaat ekonomi bagi kawasan sekitar melalui akses yang lebih baik dan integrasi antarmoda.
KAI Group akan terus berkoordinasi dengan pemerintah, regulator, dan mitra pengembang agar pengembangan kawasan sekitar stasiun selaras dengan kebutuhan pelanggan, keselamatan perjalanan, dan integrasi antarmoda, kata Anne.
Dengan keberadaan Stasiun Bekasi Ekstensi dan kenaikan penumpang yang konsisten, stasiun ini diproyeksikan semakin berperan sebagai penghubung mobilitas harian dan perjalanan antarkota di Jabodetabek.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...