PDI Perjuangan Kukuhkan Pengurus Ranting Campurdarat, Siap Hadapi Pemilu 2029
TULUNGAGUNG — Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Campurdarat pada Selasa malam, 25 Agustus 2026. Pelantikan berlangsung di GOR Desa Gamping dan merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) serentak di 9 desa.
Pelantikan dan proses penetapan
Pengukuhan dilakukan setelah proses penjaringan calon Ketua Ranting dan pembahasan dalam rapat pleno DPC yang menghasilkan surat rekomendasi. Menurut ketua DPC, langkah ini sesuai AD/ART partai untuk melakukan reorganisasi dan kaderisasi tiap lima tahun.
"Kegiatan ini sesuai AD/ART partai, sehingga setiap 5 tahun harus reorganisasi sekaligus kaderisasi agar PDI Perjuangan semakin kuat dan besar," kata Erma Susanti, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung.
Komposisi kepengurusan
Susunan pengurus Ranting dan Anak Ranting di Kecamatan Campurdarat mencampurkan kader senior dan kader baru. Susunan ini juga mengakomodir 30 persen kaum perempuan dan generasi Z untuk memperkuat regenerasi dan mobilisasi.
Erma menilai kombinasi pengalaman dan energi baru menjadi kunci memperbesar basis dukungan partai di tingkat desa dan dusun.
"Kader senior ini adalah kekuatan utama kita, kemudian ditambah kaum perempuan dan Gen Z akan menjadi penyempurna kekuatan PDI Perjuangan," ujar Erma Susanti.
Sejarah kemenangan dan target politik
Secara historis, PDI Perjuangan di Kecamatan Campurdarat tercatat berulang kali memenangkan pemilu sejak 1999 hingga 2024. Kondisi itu dianggap modal penting untuk mempertahankan dan memperlebar kemenangan pada pemilu mendatang.
"Kecamatan Campurdarat punya modal sejarah, maka pengurus ranting dan anak ranting yang ditambah kekuatan anak muda ini harus bergerak dalam satu rampak barisan untuk meraih kemenangan tebal pada pemilu 2029 mendatang," kata Erma.
Pesan pengurus tingkat kecamatan
Siswantoro, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Campurdarat, menyebut reorganisasi ini sebagai momentum penguatan akar rumput. Ia menekankan pentingnya disiplin, kesatuan visi, dan keberpihakan pengurus pada kepentingan partai serta rakyat.
"Kita harus sadar bahwa tugas kita ke depan tidaklah ringan. Mari tinggalkan ego pribadi atau golongan. Yang harus kita utamakan adalah kepentingan Partai dan kepentingan rakyat," ujar Siswantoro.
Seluruh pengurus diharapkan bekerja secara kompak, fokus menyelesaikan masalah masyarakat, dan menguatkan basis suara partai hingga tingkat paling bawah. Pembentukan ini dipandang sebagai langkah awal untuk menjadikan Campurdarat sebagai "kandang Banteng" yang solid menjelang Pemilu 2029.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Wakil DPRD Desak Perumda Tugu Tirta Tangani Krisis Air Irigasi Tumpang
Wakil DPRD Malang desak Perumda Tugu Tirta tangani krisis air irigasi Sumberpitu; usulkan embung atau sumur...
DPC PDI Perjuangan Malang Sulap Kantor Jadi 'Rumah Rakyat'
DPC PDI Perjuangan Malang akan mengubah kantornya menjadi Rumah Rakyat dengan tahfidz, joglo budaya, ruang k...
Pengolahan Tembakau Tuban Serap Puluhan Pekerja dan Jamin Pasar
Busono, Sekretaris PAC PDI Perjuangan Senori, membuka usaha pengolahan tembakau sejak 2023 yang serap puluha...
PDI Perjuangan Jatim Dukung Rumah Tahfidz Puan Maharani di Malang
PDI Perjuangan Jatim mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Puan Maharani di Kabupaten Malang sebagai ruang pen...
Talud Sungai Temon Trenggalek Ditarget Selesai Desember 2026
Ketua DPRD Trenggalek tinjau pembangunan talud Sungai Temon; proyek Rp4,4 miliar ditarget selesai akhir Dese...
Said Abdullah: Partai Harus Hadir untuk Rakyat Setiap Hari
MH Said Abdullah minta kader PDI Perjuangan Jatim menjaga kepercayaan rakyat lewat mendengar dan kerja nyata...