PDI Perjuangan Tulungagung Ajak Ngunut Bangkit seperti 1999
TULUNGAGUNG — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) se-Kecamatan Ngunut pada Selasa, 25 Agustus 2026, di BLK Desa Pulosari. Kegiatan itu dimaksudkan untuk mengulang kejayaan partai di wilayah tersebut seperti pada Pemilu 1999 dan mempersiapkan strategi menuju Pemilu 2029.
Ajakan mengulang kejayaan 1999
Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Erma Susanti, membuka Musran dengan mengingat kembali keberhasilan PDI Perjuangan di Ngunut pada 1999. Saat itu, kata Erma, Kecamatan Ngunut yang terdiri dari 18 desa berhasil meraih 3 kursi DPRD Tulungagung.
Mari kita bersama-sama membangun soliditas, membangun kekuatan agar Kecamatan Ngunut bisa kembali berjaya seperti Pemilu 1999
Erma menambahkan bahwa nama Ngunut seringkali disebut pertama ketika berbicara PDI Perjuangan di tingkat kabupaten dan provinsi Jawa Timur. Ia berharap sejarah kemenangan itu menjadi sumber semangat bagi pengurus ranting dan anak ranting.
Perpaduan generasi sebagai kekuatan
Dalam pidatonya, Erma menekankan pentingnya memadukan pengalaman kader senior dengan semangat Gen Z. Komposisi ini diharapkan menjadi benang merah yang menyambungkan sejarah perjuangan dengan dinamika politik masa kini.
Semangat dari senior ini kemudian harus ditularkan kepada generasi-generasi penerusnya. Seluruh pengurus juga harus bangga karena merupakan kader-kader pilihan di wilayah masing-masing
Dengan cara ini, DPC ingin memastikan transfer pengetahuan dan jaringan berjalan efektif sebagai persiapan pemenangan di pemilu mendatang.
Peran pengurus di semua tingkatan
Wakabid Keanggotaan, Organisasi, dan Sumber Daya DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Heru Santoso, mengingatkan bahwa pengurus Ranting dan Anak Ranting adalah pejuang partai yang harus terus mengonsolidasikan program ke masyarakat.
Partai memberikan amanah dan tugas untuk bergotong-royong. Mari kita holopis kuntul baris, berjuang bersama untuk menguatkan dan membesarkan partai agar bisa memenangkan Pemilu 2029
Heru menegaskan bahwa fungsi, peran, dan tanggung jawab pengurus DPC, PAC, Ranting, dan Anak Ranting sama; yang membedakan hanya wilayah kerja. Oleh sebab itu komunikasi dan koordinasi dianggap krusial.
Harapan dan langkah ke depan
Musran dan Musranran serentak ini diharapkan membawa berkah dan menjadi momentum penguatan struktur partai di tingkat desa dan kecamatan. Pengurus didorong untuk menerjemahkan sejarah kemenangan menjadi strategi konkret menghadapi Pemilu 2029.
Dengan penguatan soliditas, transfer pengalaman antar generasi, dan konsolidasi program ke masyarakat, DPC PDI Perjuangan menargetkan agar Kecamatan Ngunut kembali menjadi basis kuat partai.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Said Abdullah: Partai Harus Hadir untuk Rakyat Setiap Hari
MH Said Abdullah minta kader PDI Perjuangan Jatim menjaga kepercayaan rakyat lewat mendengar dan kerja nyata...
PDI Perjuangan Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako di Malang
PDI Perjuangan Jatim salurkan 1.000 paket sembako di Malang pada 9 Oktober 2026 sebagai bentuk kehadiran dan...
Teman Lansia Banyuwangi: Pendampingan untuk Warga Lansia
Pemkab Banyuwangi meluncurkan Teman Lansia untuk mendampingi lansia sebatang kara dan miskin agar mendapat a...
DPRD Minta Kajian Ulang Rencana Retreat Kepala Sekolah Malang
Ketua DPRD Kota Malang minta Pemkot kaji ulang rencana retreat kepala sekolah dan fokus pada perbaikan tata...
Surabaya Bongkar Gardu Pungli di Jalan Menuju Stadion GBT
Pemkot Surabaya bersama polisi membongkar gardu pungli di Romokalisari dekat Stadion GBT setelah aduan tenta...
DPR Dorong Penetapan Batas Usia Pakai Galon Guna Ulang
Novita Hardini mendesak pemerintah menetapkan batas usia pakai maksimal galon guna ulang berbasis kajian ilm...