Said Abdullah: Partai Harus Hadir untuk Rakyat Setiap Hari
Malang, 9 Oktober 2026 — Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan pentingnya menempatkan rakyat sebagai pusat kerja politik. Pernyataan itu disampaikan saat konsolidasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang pada Jumat (9/10/2026). Menurut Said, kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan mendengar keluhan dan kerja nyata, bukan sekadar kehadiran saat pemilu.
Pesan utama: rakyat sebagai pemberi amanah
Said mengingatkan bahwa kehormatan tertinggi dalam politik berada pada rakyat. Eksistensi partai, ia katakan, bertumpu pada kepercayaan publik sehingga partai berkewajiban memperjuangkan kepentingan warga.
"Kita harus sadar bahwa kehormatan tertinggi dalam politik adalah rakyat. Karena eksistensi partai berasal dari kepercayaan rakyat, maka kita harus menghormati dan memperjuangkan keluhan masyarakat,"
Pesan itu menegaskan kebutuhan paradigma baru dalam kerja politik: dari orientasi elektoral menuju pelayanan rutin dan advokasi soal-soal konkret yang dihadapi warga.
Peran kader dan fraksi
Said menyatakan tanggung jawab itu melekat pada semua unsur partai, dari anggota DPR RI sampai struktur daerah. Ia menekankan bahwa kader tidak cukup hanya hadir fisik; mereka harus aktif mendengarkan, memahami kebutuhan, dan memperjuangkan aspirasi di ruang yang menjadi kewenangan masing-masing.
"Rakyat harus merasa didengar dan dihargai. Kalau keluhan mereka diperhatikan dan diperjuangkan, itu akan membekas. Partai harus terus menjaga hubungan dengan rakyat,"
Dialog berkelanjutan dengan masyarakat disebutnya sebagai kunci untuk membangun hubungan politik yang bermakna. Ketika aspirasi ditindaklanjuti, kepercayaan akan terjaga.
Langkah tindak lanjut
Sebagai langkah konkret, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan memberikan arahan kepada jajaran struktural dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dari dapil Jawa Timur serta Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Arahan ini bertujuan memperkuat kehadiran partai di titik-titik krusial dan memperbaiki komunikasi langsung dengan warga.
Tujuannya jelas: memastikan kerja politik lebih berorientasi pada kepentingan rakyat dan menjaga kepercayaan melalui pengabdian nyata.
Implikasi politik
Pesan Said menempatkan tugas mendengarkan dan memperjuangkan keluhan publik sebagai indikator utama kinerja politik di tingkat lokal maupun nasional. Jika dilaksanakan konsisten, pendekatan ini bisa memperkuat hubungan partai dengan konstituen dan meningkatkan respons pemerintah daerah terhadap masalah warga.
Dengan penekanan pada kerja sehari-hari dan advokasi yang berkesinambungan, partai berharap kepercayaan yang diberikan masyarakat dapat dipertahankan dan diperkuat melalui bukti kerja nyata.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Surabaya Bongkar Gardu Pungli di Jalan Menuju Stadion GBT
Pemkot Surabaya bersama polisi membongkar gardu pungli di Romokalisari dekat Stadion GBT setelah aduan tenta...
DPR Dorong Penetapan Batas Usia Pakai Galon Guna Ulang
Novita Hardini mendesak pemerintah menetapkan batas usia pakai maksimal galon guna ulang berbasis kajian ilm...
Puan: Parlemen Pikul Empat Tanggung Jawab untuk Tata Kelola Adil
Puan Maharani di Sidang Umum IPU 153 menegaskan empat tanggung jawab parlemen untuk mewujudkan tata kelola p...
Tangani Kekerasan Seksual di Pendidikan Secara Menyeluruh
Ahmad Basarah minta penanganan kekerasan seksual di lembaga pendidikan dilakukan menyeluruh, dari hulu hingg...
PDI Perjuangan Banyuwangi Rampungkan Musran dan Musanran di 25 Kecamatan
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menyelesaikan Musran dan Musanran di 25 kecamatan, melibatkan 6.153 kader untu...
Puan: Tata Kelola Pemerintahan Harus Adil dan Berujung pada Kesejahteraan
Puan Maharani di Sidang Umum IPU 153: tata kelola pemerintahan harus adil dan menghasilkan manfaat nyata bag...