Politik

PDI Perjuangan Banyuwangi Rampungkan Musran dan Musanran di 25 Kecamatan

Bagikan:
Kader PDI Perjuangan Banyuwangi saat pelaksanaan Musran dan Musanran

BANYUWANGI — DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menyelesaikan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) di 25 kecamatan yang mencakup 217 desa/kelurahan. Kegiatan ini melibatkan 6.153 kader dan diumumkan oleh Ketua DPC Ana Aniati pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Tujuan dan cakupan kegiatan

Pembentukan ranting dan anak ranting dilakukan untuk memperluas jangkauan kerja partai serta memperkuat hubungan antara kader dan masyarakat. Proses ini digelar bertahap di delapan daerah pemilihan (Dapil) se-Banyuwangi agar penyelenggaraan lebih terstruktur dan merata.

Proses seleksi kader

Ana Aniati menjelaskan bahwa pembentukan pengurus Ranting dan Anak Ranting melalui mekanisme penjaringan dan penyaringan yang selektif. Penekanan diberikan pada integritas, loyalitas, dan semangat perjuangan untuk memperbesar daya kerja partai di tingkat akar rumput.

"Musran dan Musanran itu merupakan proses konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur Partai hingga tingkat akar rumput sekaligus mempersiapkan kerja politik menghadapi agenda strategis ke depan,"

Menurut dia, seleksi dilakukan secara ketat untuk mendapatkan kader yang berkomitmen dan siap bekerja demi kemenangan partai pada Pemilu 2029.

"Kami melakukan proses seleksi secara ketat untuk mendapatkan kader-kader yang memiliki komitmen, siap berjuang, berkorban, dan bekerja demi kebesaran serta kemenangan PDI Perjuangan pada Pemilu 2029,"

Komposisi pengurus

Komposisi pengurus Ranting dan Anak Ranting saat ini didominasi oleh kalangan Gen Z, milenial, dan keterlibatan perempuan. Ana Aniati menegaskan adanya kebijakan kuota untuk memastikan representasi perempuan dalam struktur organisasi.

"Kami selalu melibatkan Gen Z dan memastikan kuota 30 persen perempuan terpenuhi di setiap jenjang struktur,"

Impak ke depan

Penyelesaian Musran dan Musanran ini diharapkan memperkuat jaringan politik dan mempermudah penetrasi program partai ke tingkat desa. Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan PDI Perjuangan menghadapi agenda politik nasional, termasuk Pemilu 2029.

Dengan struktur ranting yang lebih padat dan komposisi pengurus yang lebih muda serta inklusif, partai menempatkan kaderisasi sebagai fondasi strategis untuk kerja politik jangka panjang.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait