Masyarakat Diminta Awasi Akurasi Data Digitalisasi Bansos
Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid meminta masyarakat aktif mengawasi akurasi data dalam pelaksanaan digitalisasi bansos.
Permintaan itu disampaikan usai Rapat Koordinasi Persiapan Rollout Nasional Pelaksanaan Perluasan Piloting Digitalisasi di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta, Jumat, 11 September 2026. Masyarakat diminta melaporkan ketidaksesuaian data penerima melalui kanal pelaporan pada portal digital bansos.
Cara pelaporan dan mekanisme sanggah
Kemkomdigi menyiapkan kanal pelaporan agar setiap ketidaksesuaian data dapat segera ditindaklanjuti. Selain kanal pelaporan, tersedia pula mekanisme sanggah sistematis untuk perbaikan data penerima.
"Ketika ada data yang salah, silakan (laporkan), kita juga sudah menyiapkan mekanisme sanggah secara sistem. Mekanisme sanggah juga sudah siap untuk kemudian data selalu diperbaiki,"
Menurut Meutya, mekanisme ini dimaksudkan agar perbaikan data berjalan berkesinambungan. Dengan demikian, layanan penyaluran bansos dapat lebih tepat sasaran.
Uji ketahanan dan keamanan sistem
Kemkomdigi akan bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menguji sistem digitalisasi bansos. Uji yang direncanakan mencakup stress test dan load test guna mengukur kapasitas layanan serta memastikan keamanan platform.
"Kita tadi juga sudah sepakat di bawah arahan Pak Luhut untuk melakukan stress test dan load test, bekerja sama tentu dengan BSSN. Untuk memastikan tadi keandalannya,"
Pengujian ini bertujuan memastikan sistem mampu melayani lonjakan pengguna sekaligus melindungi data pribadi penerima bantuan.
Dampak bagi penerima dan langkah lanjutan
Transformasi penyaluran bansos ke format digital bertujuan meningkatkan efisiensi dan transparansi. Namun, keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada keakuratan basis data penerima.
Kemkomdigi menilai keterlibatan publik penting untuk mendeteksi kesalahan data secara cepat. Pemerintah juga akan terus memperbaiki sistem berdasarkan masukan dan hasil pengujian teknis.
Ke depan, fokus utama adalah memperkuat ketahanan teknis dan perlindungan data, sambil mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...