Ekonomi

TPS3R Guwosari Kelola 4,5 Ton Sampah dan Serap 27 Pekerja

Bagikan:
TPS3R Guwosari mengelola sampah dan membuka lapangan kerja lokal

TPS3R Guwosari berhasil mengelola rata-rata 4,5 ton sampah per hari dan menyerap 27 tenaga kerja lokal. Keberhasilan ini merupakan bagian dari program Go Sari yang dibina Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Rewulu sejak 2023, dengan laporan capaian disampaikan pada Jumat, 11 September 2026.

Capaian pengelolaan dan penyerapan tenaga kerja

Fasilitas TPS3R di Guwosari mengelola sampah dengan prinsip Reduce, Reuse, Recycle. Unit ini tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga membuka peluang usaha skala lokal. Sampai saat ini, tercatat 27 pekerja yang terlibat mendapatkan pekerjaan tetap di lokasi pengolahan.

Pembinaan berkelanjutan oleh Pertamina Patra Niaga

Pertamina Patra Niaga menjalankan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) lewat program yang berfokus pada keberlanjutan ekonomi dan lingkungan. Direktor Utama perusahaan menekankan pentingnya dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar program simbolis.

Mereka menegaskan bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan membuka ruang usaha.

Dukungan sosial dan jaminan ketenagakerjaan

Vice President Community, Involvement, and Development menyatakan seluruh pekerja terdaftar mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan resmi. Tujuannya adalah membangun ekosistem yang berkelanjutan, menciptakan green jobs, dan meningkatkan kapasitas masyarakat setempat.

Kami ingin program CSR berkembang menjadi ekosistem yang bisa berjalan bersama masyarakat. Go Sari menjadi contoh bagaimana pengelolaan lingkungan membuka lapangan kerja hijau dan menjadi tempat belajar, kata perwakilan tersebut.

Kemitraan dengan Rutan Bantul dan pelatihan keterampilan

Program diperluas melalui kemitraan dengan Rutan Kelas IIB Bantul. Sebanyak 30 warga binaan dilibatkan aktif untuk memanfaatkan material yang dapat diolah ulang dan dilatih membuat eco furniture sehingga memiliki nilai ekonomi.

Kolaborasi dengan Rutan Bantul memastikan manfaat program menjangkau lebih banyak kelompok melalui keterampilan dan peluang berkarya, kata pihak program.

Peran pendidikan publik dan jejaring

Local Hero TPS3R Guwosari menyampaikan apresiasi atas pendampingan intensif. Lokasi ini telah menerima kunjungan studi praktik dari 21 instansi dan perguruan tinggi, menjadikannya pusat pembelajaran pengelolaan sampah di Yogyakarta dan daerah lain.

Berkat dukungan dan komitmen pendampingan, TPS3R Guwosari terus berkembang dan menjadi tempat belajar pengelolaan sampah yang dikenal luas, ujar Local Hero.

Kaitan dengan tujuan pembangunan

Program Go Sari dirancang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB Nomor 13 tentang penanganan perubahan iklim dan TPB Nomor 8 terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Secara ringkas, TPS3R Guwosari menunjukkan bagaimana pengelolaan sampah terintegrasi dapat mengurangi beban lingkungan, menciptakan pekerjaan lokal, dan menjadi model pembelajaran bagi komunitas lebih luas.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait