JIPFest 2026 Angkat Resilience, Tampilkan Karya dari 19 Negara
Jakarta International Photo Festival (JIPFest) 2026 berlangsung pada 11–20 September di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Festival keenam ini menampilkan lebih dari 50 proyek fotografi, instalasi, dan multimedia dari 19 negara, dengan tema utama Resilience yang mengeksplorasi cara manusia menghadapi ketidakpastian.
Tema: Resilience
Tema Resilience dipilih untuk menyoroti proses adaptasi, pemulihan, dan solidaritas dalam menghadapi perubahan kehidupan sehari-hari. Tema ini juga membuka ruang bagi karya yang menawarkan perspektif personal serta kolektif terhadap isu seperti krisis iklim, tekanan ekonomi, dan dinamika sosial budaya.
Kurasi dan proyek terpilih
Kurator JIPFest 2026, Chelsea Chua, bersama kurator Yoppy Pieter memilih 22 proyek dari 408 proposal yang masuk dari 58 negara. Proyek terpilih dipastikan merepresentasikan beragam pengalaman dalam menghadapi ketidakpastian hidup.
Melalui fotografi, pengalaman menghadapi perubahan dapat dipahami dari berbagai konteks dan sudut pandang
Chelsea menegaskan bahwa fotografi berperan sebagai medium untuk membicarakan pengalaman manusia sekaligus membuka ruang bagi beragam perspektif pengunjung selama festival.
Tema Resilience merespons perubahan yang membentuk kehidupan manusia, mulai krisis iklim, tekanan ekonomi, hingga dinamika sosial budaya. Karya festival menawarkan perspektif personal mengenai ketangguhan, harapan, dan solidaritas manusia bersama
Program publik dan kolaborasi
Selain pameran, JIPFest 2026 menyelenggarakan 29 program publik yang melibatkan 52 fotografer, seniman, pembicara, dan praktisi lintas disiplin. Program ini dirancang terbuka bagi pengunjung dan pelaku industri kreatif.
- Walking Tour
- Artist Talk
- Discussion
- Portfolio Review
- Workshop
- Public Lecture
JIPFest juga memperkenalkan JIPFest Connect, sebuah inisiatif untuk memperluas kolaborasi dengan lembaga, komunitas, institusi, serta pelaku industri kreatif Indonesia. Rangkaian kolaborasi ini melibatkan lebih dari 30 fotografer, seniman, dan pegiat fotografi dalam program kolaboratif selama festival.
Indonesia Photo Fair
Bagian dari rangkaian JIPFest adalah Indonesia Photo Fair, yang digelar pada 18–20 September di Galeri Emiria Soenassa dan Galeri S. Sudjojono, TIM. Kegiatan ini mempertemukan fotografer, penerbit, kolektor, komunitas, dan publik dalam ruang yang memadukan fotografi dan kebudayaan serta menghubungkan karya dengan pasar.
Penutup: Ruang bagi dialog dan perspektif
Dengan tema yang relevan dan jajaran program terbuka, JIPFest 2026 berupaya menjadi platform dialog tentang ketangguhan dan harapan dalam kondisi global yang tidak pasti. Festival ini juga membuka peluang kolaborasi lintas disiplin untuk memperkuat ekosistem fotografi Indonesia ke depan.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
SMARTFREN Luncurkan Web Series Horor Komedi 'Penghuni Rumah Warisan'
SMARTFREN dan MNC Group meluncurkan web series horor komedi 'Penghuni Rumah Warisan' yang mulai tayang 10 Se...
Sinopsis Drakor The Ordinary Jackpot: Karyawan Menang Lotre dan Hidup Berubah
Serial Korea The Ordinary Jackpot tayang 10 Sept 2026 di HBO Max; karyawan menang lotre dan hidupnya berubah...
Avengers: Doomsday Raup Rp877,3 Miliar dari Pra-Penjualan
Avengers: Doomsday mengumpulkan 50 juta USD (Rp877,3 miliar) dari pra-penjualan domestik, dominasi tiket Inf...
Dian Sastro Bintangi Adaptasi Film Descendants of the Sun
Dian Sastrowardoyo akan memimpin film adaptasi bebas "Descendants of the Sun" arahan Hanung Bramantyo, dijad...
Synchronize Fest 2026 Umumkan Full Lineup dan Empat Kurator
Synchronize Fest 2026 digelar 16–18 Oktober di Gambir Expo, umumkan full lineup, empat kurator, dan tiket ha...
Kyungmin 8TURN Kembali Beraktivitas Setelah Pulih dari Masalah Lambung
Kyungmin 8TURN kembali beraktivitas per 9 September setelah pulih dari masalah ulkus lambung, dengan pemanta...