Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Turun: Galeri24 & UBS Melemah

Bagikan:
Tampilan batangan emas di etalase Pegadaian menunjukkan harga dan variasi pecahan

Harga emas batangan Galeri24 dan UBS di Pegadaian melemah pada 11 September 2026. Penurunan tercatat setelah periode penguatan sebelumnya, dengan Galeri24 turun sekitar Rp37.000 per gram dan UBS turun sekitar Rp26.000 per gram.

Ringkasan pergerakan harga

Melansir data dari Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 tercatat Rp2.550.000 per gram, turun dari Rp2.578.000 per gram sebelumnya. Sementara itu, harga emas UBS berada di level Rp2.574.000 per gram, menurun dari Rp2.600.000 per gram.

Fluktuasi ini menunjukkan pasar logam mulia masih bergerak dinamis. Kondisi tersebut menjadi perhatian investor yang memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi dan lindung nilai.

Rincian harga per pecahan (per 11 September 2026)

Berikut daftar harga resmi untuk masing-masing merek dan ukuran pecahan.

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.338.000
  • 1 gram: Rp2.550.000
  • 2 gram: Rp5.038.000
  • 5 gram: Rp12.503.000
  • 10 gram: Rp24.939.000
  • 25 gram: Rp62.012.000
  • 50 gram: Rp123.926.000
  • 100 gram: Rp247.731.000
  • 250 gram: Rp617.805.000
  • 500 gram: Rp1.235.610.000
  • 1.000 gram: Rp2.471.220.000

UBS

  • 0,5 gram: Rp1.391.000
  • 1 gram: Rp2.574.000
  • 2 gram: Rp5.109.000
  • 5 gram: Rp12.625.000
  • 10 gram: Rp25.118.000
  • 25 gram: Rp62.671.000
  • 50 gram: Rp125.084.000
  • 100 gram: Rp250.070.000
  • 250 gram: Rp624.989.000
  • 500 gram: Rp1.248.511.000

Dampak bagi investor dan konsumen

Penurunan harga per gram ini berdampak langsung pada investor yang memantau nilai portofolio emas mereka. Konsumen yang berencana membeli emas dalam jumlah kecil dapat memanfaatkan fluktuasi untuk memilih waktu pembelian.

Namun, perubahan kecil per gram bisa berpengaruh signifikan pada transaksi ukuran besar. Oleh karena itu, pemantauan harga harian tetap penting bagi pelaku pasar dan pembeli ritel.

Kondisi ke depan

Harga emas biasanya dipengaruhi oleh kondisi pasar global, nilai tukar, dan sentimen risk-on/risk-off. Para pelaku pasar akan terus memantau pergerakan harga di hari-hari mendatang untuk menentukan strategi jual-beli.

Untuk rencana investasi jangka panjang, diversifikasi dan pemantauan berkala disarankan agar keputusan tidak semata berdasarkan fluktuasi harian.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait