Anthea Putri Turk Bawakan 'Indonesia Raya' Tiga Stanza di HUT RRI ke-81
Anthea Putri Turk membuka peringatan HUT ke-81 Radio Republik Indonesia (RRI) pada Jumat, 11 September 2026, dengan membawakan lagu kebangsaan Indonesia Raya lengkap tiga stanza sambil memainkan biola. Penampilan itu menjadi pembuka prosesi penyulutan Obor Tri Prasetya yang digelar di hadapan peserta dan tamu undangan.
Penampilan pembuka berbalut nuansa merah putih
Anthea tampil mengenakan busana bernuansa merah putih. Suara merdunya berpadu dengan denting biola ketika ia menyanyikan keseluruhan tiga stanza Indonesia Raya. Suasana prosesi yang khidmat semakin terasa saat lagu kebangsaan itu mengalun sebagai pembuka rangkaian acara.
Hubungan keluarga dengan pencipta lagu kebangsaan
Penampilan Anthea mendapat sorotan karena keterkaitan sejarahnya. Ia merupakan cicit buyut Ngadini Soepratini, kakak kandung W.R. Soepratman, pencipta Indonesia Raya. Keterkaitan keluarga ini menambah dimensi historis saat Anthea memainkan biola, instrumen yang juga digunakan Soepratman saat memperkenalkan lagu tersebut.
Jejak historis dan makna simbolis
W.R. Soepratman pertama kali memperdengarkan Indonesia Raya dengan biola pada Kongres Pemuda II, 28 Oktober 1928. Sejak itu, lagu tersebut menjadi simbol perjuangan nasional dan pemersatu bangsa. Selain berperan sebagai komponis, Soepratman juga dikenal sebagai wartawan yang aktif mengembangkan musik perjuangan.
Pengakuan dan warisan
Atas kontribusinya, pemerintah menetapkan W.R. Soepratman sebagai Pahlawan Nasional pada 1971. Warisan musikalnya terus hidup melalui penggunaan lagu kebangsaan dalam berbagai momen resmi dan upacara kenegaraan.
Makna tiga stanza dalam konteks kenegaraan
Indonesia Raya terdiri dari tiga stanza yang secara keseluruhan menyampaikan kecintaan terhadap tanah air dan semangat kebangsaan. Dalam praktik upacara resmi, stanza pertama yang kerap dinyanyikan menjadi perwakilan pesan patriotik, namun pembawaan lengkap tiga stanza seperti oleh Anthea menggarisbawahi pesan kebangsaan yang lebih utuh.
Penampilan Anthea pada pembukaan HUT RRI ke-81 menggabungkan nuansa musikal dan konteks sejarah, sekaligus menyambungkan momentum peringatan stasiun radio nasional dengan jejak pencipta lagu kebangsaan. Momen itu menegaskan kembali peran musik dalam menjaga memori kolektif dan semangat kebangsaan masyarakat Indonesia.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Kyungmin 8TURN Kembali Beraktivitas Setelah Pulih dari Masalah Lambung
Kyungmin 8TURN kembali beraktivitas per 9 September setelah pulih dari masalah ulkus lambung, dengan pemanta...
KPK Buka Ruang Kritik lewat Program Stand-up Comedy
KPK menghadirkan program Benar-Benar Komika OTT untuk menampung kritik lewat stand-up comedy dengan aturan a...
Film Laut Bercerita Rilis Poster dan Trailer, Kisah Aktivis Mahasiswa
Pal8 Pictures merilis poster dan trailer film Laut Bercerita, menceritakan perjuangan aktivis mahasiswa dan...
Arswendy dan Christine Gali Peran Orang Tua di 'Laut Bercerita'
Arswendy dan Christine mendalami peran orang tua Biru Laut, meminjam emosi nyata untuk menghadirkan kesediha...
Yosep Anggi Noen Ungkap Tantangan Adaptasi 'Laut Bercerita'
Yosep Anggi Noen jelaskan tantangan memilih bagian novel 'Laut Bercerita' untuk film dan upaya visualisasi l...
Trailer Godzilla Minus Zero Rilis, Perkenalkan Pemeran Baru
Trailer Godzilla Minus Zero dirilis 9 September 2026; ungkap pemeran baru, latar 1949, dan jadwal festival h...