Hiburan

Yosep Anggi Noen Ungkap Tantangan Adaptasi 'Laut Bercerita'

Bagikan:

Sutradara Yosep Anggi Noen menguak tantangan utama membawa novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori ke layar lebar, yakni menentukan bagian cerita yang layak ditampilkan. Pernyataan itu disampaikan saat konferensi pers di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2026. Film adaptasi ini juga memanfaatkan lokasi asli cerita di Yogyakarta untuk memperkuat pengalaman visual penonton.

Tantangan memilih bagian cerita

Anggi menjelaskan proses adaptasi menuntut pemilahan cermat antara apa yang dipertahankan dan apa yang harus dihilangkan dari novel. Keputusan ini dilakukan bersama penulis novel, Leila S. Chudori, sejak tahap penulisan skenario.

"Memang tugas terberat saya adalah memilih sisi mana yang harus kita tampilkan dalam film dan mana yang tidak. Itu pada proses penulisan itu sudah kita kerjakan,"

Menurutnya, momentum dan fokus narasi film harus berbeda dari struktur novel agar efektif pada durasi layar lebar. Pilihan adegan dibuat untuk menjaga alur dan emosi tokoh tetap kuat.

Yogyakarta sebagai sumber visual

Anggi memanfaatkan kedekatannya dengan Yogyakarta untuk menghidupkan setting film. Ia tumbuh di sana dan mengenal banyak lokasi yang disebut dalam novel.

"Saya ingin menunjukkan universe yang saya kenali sejak kecil,"

Kedekatan ini membantu menghasilkan visual yang ia nilai lebih akurat dan personal. Ia menekankan bahwa universe cerita bukan hanya soal tempat, tetapi juga energi para tokoh muda.

"Universe itu tidak melulu soal tempat, tidak melulu soal space, tapi soal nyawa. Maka nyawa itu muncul dari tokoh-tokoh anak-anak muda dalam film ini,"

Detail produksi: menanam jagung di Belangguan

Salah satu contoh keseriusan tim produksi terlihat saat mereka menanam jagung di kawasan Belangguan untuk memenuhi kebutuhan visual. Dalam novel, ada adegan Laut dan kelompok Winatra tiarap di ladang jagung untuk bersembunyi dari pengawasan aparat.

Anggi mengatur waktu tanam agar tinggi tanaman sesuai kebutuhan pengambilan gambar. Langkah ini dimaksudkan agar komposisi visual adegan lebih natural dan otentik.

"Kalau pernah membaca novelnya ada di daerah Belangguan. Ditanam jagung, disesuaikan waktunya supaya tingginya sesuai dengan kemauan shot kita,"

Anggi menambahkan anekdot ringan bahwa jagung yang ditanam ternyata bukan untuk konsumsi tim, melainkan jagung pakan ternak.

"Saya berpikir jagungnya bisa dimakan untuk konsumsi waktu syuting. Ternyata itu jagung untuk ternak, jadi nggak jadi makan jagung,"

Pemain, produser, dan jadwal tayang

Laut Bercerita diproduksi oleh Gita Fara, Leila S. Chudori, dan Budi Setyarso. Film ini menampilkan sejumlah pemeran ternama, antara lain Reza Rahadian, Yunita Siregar, Eva Celia, Christine Hakim, dan Dian Sastrowardoyo.

Film dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 29 Oktober 2026. Tim produksi menargetkan penonton merasakan bukan sekadar cerita, tetapi berada di dalam dunia dan emosi tokoh-tokohnya.

Dengan pendekatan lokasi otentik dan seleksi adegan yang cermat, Anggi berupaya menjaga esensi novel sambil menyesuaikan medium film. Keputusan kreatif ini akan menentukan bagaimana khalayak baru mengenal karya Leila S. Chudori melalui layar lebar.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait