Hiburan

Kamila Andini Ungkap Proses Panjang Film 'Empat Musim Pertiwi'

Bagikan:
Poster resmi film Empat Musim Pertiwi menampilkan karakter Pertiwi dan lanskap Bromo

Kamila Andini membeberkan perjalanan panjang pembuatan film Empat Musim Pertiwi, yang trailer dan poster resminya dirilis saat press conference di XXI Epicentrum, Jakarta, 8 September 2026. Film bergenre misteri drama ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.

Proses penulisan dan pengembangan

Kamila menyatakan cerita itu mulai lahir pada 2017 dan kembali dikembangkan pada 2023 hingga menjadi karya utuh. Ia menggarap naskah sejak liburan keluarga di Bromo, lalu menuntaskan gagasan beberapa tahun kemudian.

"Film ini ditulis pada saat kami sedang liburan keluarga di Bromo pada 2017. Lalu, di 2023 akhirnya mulai mengembangkan lagi topik tersebut,"

Sinopsis dan gagasan utama

Trailer dan poster menempatkan sosok Pertiwi sebagai pusat konflik. Setelah menjalani hukuman, Pertiwi (diperankan Putri Marino) kembali ke kampung halaman. Kepulangannya malah membuka luka lama dan menimbulkan penolakan dari warga.

Alih-alih melarikan diri, karakter itu melewati empat fase kehidupan. Dari proses itu, ia perlahan mencari dan menemukan jalan pulang. Kamila memanfaatkan lanskap Indonesia untuk menggambarkan kontras tiap fase tersebut.

Gagasan empat fase lahir ketika sutradara melihat lanskap Bromo dan merasakan kesan seperti empat musim dalam satu lokasi. Nama "Pertiwi" dipilih sebagai kunci tema tentang hubungan manusia dan tanah air.

"Saya memilih nama Pertiwi karena dalam prosesnya dari tahun 2017 itu saya ingin melihat kembali arti ibu pertiwi... semoga teman-teman juga bisa merasakan bagaimana saya memaknai ini,"

Produksi, pendanaan, dan tim

Produser Ifa Isfansyah menegaskan pentingnya kesiapan pendanaan tanpa mengorbankan kebebasan berekspresi. Ia memastikan investor tidak membungkam penyampaian gagasan film tersebut.

"Saya mau memastikan bahwa setiap rupiah yang masuk dari investor tidak menghalangi kebebasan berekspresi. Saya sebagai produser justru tidak ingin membungkam, karena cerita ini memang harus dibuat dengan selantang mungkin,"

Untuk mewujudkan visi itu, tim produksi melibatkan ratusan orang. Angka-angka utama produksi tercatat sebagai berikut:

Keterangan Jumlah
Kru 502
Pemain utama & pendukung 53
Pemeran tambahan 206

Jadwal festival dan rencana rilis

Film ini dijadwalkan menjalani world premiere di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026. Setelah itu, Empat Musim Pertiwi akan melanjutkan perjalanan festival ke Busan International Film Festival (BIFF) 2026 dan Tokyo International Film Festival, sebelum tayang umum di Indonesia pada 8 Oktober 2026.

Dengan latar alam yang kuat dan tema keterkaitan manusia dengan tanah air, film ini diposisikan sebagai karya yang ingin membuka diskusi lebih luas soal identitas dan ingatan kolektif. Penonton di festival internasional nantinya akan menjadi tolok ukur respons global terhadap pendekatan naratif dan visual film ini.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait