Putri Marino Reuni dengan Arya Saloka di Film 'Empat Musim Pertiwi'
Putri Marino kembali berkolaborasi dengan Arya Saloka dalam film misteri drama 'Empat Musim Pertiwi', yang menggelar konferensi pers trailer di XXI Epicentrum, Jakarta, pada 8 September 2026. Film ini mengisahkan Pertiwi, perempuan yang pulang dari penjara dan harus menghadapi persoalan masa lalu sebelum melanjutkan hidup.
Kolaborasi dan suasana produksi
Putri menyebut suasana kerja di lokasi syuting hangat dan nyaman karena kembalinya tim dari proyek sebelumnya. Ia merasa diberi ruang bereksperimen dan tak takut membuat kesalahan saat proses kreatif berlangsung.
"Rasanya menyenangkan, hangat, bahagia bisa kembali berkolaborasi bersama Arya setelah Gadis Kretek. Di lokasi juga aku ngerasa dipercaya, tidak takut untuk melakukan satu dua kesalahan,"
Persiapan peran: workshop intensif
Untuk memerankan Pertiwi, Putri mengikuti serangkaian workshop demi memenuhi kebutuhan keterampilan karakter. Latihan dilakukan sesuai tuntutan naskah agar penampilan terlihat meyakinkan.
- Berkuda
- Mengemudi mobil jeep
- Bahasa isyarat
- Bernyanyi dan menulis puisi
- Elektronik, bahasa Jawa, balet, dan wushu
Representasi teman tuli
Film ini juga menampilkan Hanna Aretha sebagai salah satu pemeran, yang membawa representasi teman tuli ke layar. Kehadiran Hanna dimaknai sebagai upaya film menampilkan keberagaman pengalaman manusia.
"Kita semua manusia yang memiliki kemampuan, pengalaman, dan emosi. Aku senang bisa menjadi representasi dari teman tuli itu sendiri,"
Hanna bekerja bersama sutradara Kamila Andini untuk memasukkan pengalaman personalnya ke dalam karakter itu. Menurut Hanna, keterlibatan ini memperlihatkan bahwa kemampuan seseorang tidak ditentukan oleh kondisi pendengarannya.
Skala produksi dan rencana internasional
Produksi Forka Films ini tercatat sebagai salah satu film Indonesia dengan jumlah executive producer yang sangat banyak. Skala produksi besar itu melibatkan banyak pihak dalam pengembangan dan pembiayaan proyek.
'Empat Musim Pertiwi' akan memulai perjalanan internasionalnya dengan world premiere di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026. Setelah TIFF, film dijadwalkan tampil di Busan International Film Festival dan Tokyo International Film Festival.
Pemeran dan rilis lokal
Selain Putri Marino dan Arya Saloka, film ini menampilkan Christine Hakim, Iswadi Pratama, Hargi Sundari, dan sejumlah aktor lain. Film akan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.
Dengan kombinasi nama besar, persiapan intensif pemeran, dan agenda festival internasional, 'Empat Musim Pertiwi' menjadi salah satu titipan penting perfilman Indonesia musim ini.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Madani Film Festival 2026 Usung Tema Rimpang, Digelar 7-11 Oktober
Madani Internasional Film Festival 2026 bertema Rimpang digelar 7-11 Oktober di Jakarta, mendorong kolaboras...
Song Kang dan Kim Sohyun Reuni di Drakor 'White Scandal'
Song Kang dan Kim Sohyun dipastikan reuni sebagai pemeran utama drama MBC 'White Scandal', adaptasi webtoon...
DKJ Imbau Warga Waspada Pembelian Tiket 'Orchestra Experience'
DKJ mengimbau warga berhati-hati membeli tiket 'Orchestra Experience' setelah laporan dan pembatalan mendada...
Olivia Pilih Isyana untuk Lagu Pancasila Beraransemen Orkestra
Produser Olivia Zallianty memilih Isyana Sarasvati menyanyikan lagu Pancasila versi orkestra untuk menjangka...
Lee Jae Wook Bintangi Dead-End Job, Tayang 30 Oktober 2026
Lee Jae Wook membintangi serial Netflix Dead-End Job, tentang pekerja paruh waktu yang menerima tawaran berb...
Serial Fast & Furious Tayang 2028, Vin Diesel Jadi Produser
Peacock setujui serial Fast & Furious tayang 2028; Vin Diesel akan menjadi produser eksekutif dan proyek ber...