KPK Buka Ruang Kritik lewat Program Stand-up Comedy
KPK membuka ruang kritik publik melalui program Benar-Benar Komika Operasi Tangkap Tawa (OTT). Program itu memberi kesempatan bagi komika untuk menyuarakan keresahan terkait korupsi lewat materi komedi yang tetap bertanggung jawab. Pernyataan itu disampaikan pada Rabu, 9 September 2026.
Kritik melalui komedi sebagai alat refleksi
PIC program Benar-Benar Komika, Adi Fauzanto, menyatakan komedi bisa menjadi sarana refleksi bagi institusi. Ia mengatakan kritik-komedi membantu KPK memahami problem dari sudut pandang masyarakat.
“Stand-up comedy ini sebagai sarana reflektif bagi KPK itu sendiri, kita harus menerima kritikan itu. Terutama KPK, kita harus menerima kritikan itu dan terutama memperbaikinya,”
Aturan: kritik boleh, serangan personal dilarang
Adi menegaskan KPK tidak memotong materi yang berisi kritik terhadap institusi. Namun ada batasan. Kritik diperbolehkan jika menyasar kebijakan publik, bukan individu.
“Kita tidak boleh tebal telinga, terutama KPK. Di negara demokrasi ini, institusi harus terbuka terhadap kritikan,”
KPK juga melarang materi yang mengandung unsur SARA agar kebebasan berkomedi tidak berubah menjadi serangan personal.
Tantangan penyusunan materi dan proses latihan
Komika dari berbagai daerah menyebut penyusunan materi korupsi menantang karena beberapa isu sensitif. Mereka harus mengemas kritik agar tetap mengena tanpa menyinggung pihak tertentu.
“Sebelum tampil di OTT kita open mic dulu, itu semacam latihan. Biasanya ada teman komika yang bisa kasih input kalau materinya terlalu berisiko,”
Partisipasi daerah dan pelatihan
Program ini melibatkan komunitas stand-up comedy dari seluruh Indonesia. Peserta dibagi menurut wilayah barat, tengah, dan timur untuk memperluas kesempatan tampil dan menangkap beragam keresahan lokal.
KPK menyediakan bootcamp untuk mengembangkan persona, penulisan, dan kemampuan public speaking. Peserta menjalani pelatihan intensif selama tiga hari sebelum tampil di grand final.
- Pengembangan persona panggung
- Teknik penulisan materi
- Latihan public speaking dan open mic
Dengan pendekatan ini, KPK berharap kritik dari masyarakat dapat tersalurkan secara kreatif. Program juga memberi ruang bagi komika daerah menunjukkan potensi dan menyuarakan isu setempat melalui humor yang bertanggung jawab.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Madani Film Festival 2026 Usung Tema Rimpang, Digelar 7-11 Oktober
Madani Internasional Film Festival 2026 bertema Rimpang digelar 7-11 Oktober di Jakarta, mendorong kolaboras...
Song Kang dan Kim Sohyun Reuni di Drakor 'White Scandal'
Song Kang dan Kim Sohyun dipastikan reuni sebagai pemeran utama drama MBC 'White Scandal', adaptasi webtoon...
DKJ Imbau Warga Waspada Pembelian Tiket 'Orchestra Experience'
DKJ mengimbau warga berhati-hati membeli tiket 'Orchestra Experience' setelah laporan dan pembatalan mendada...
Olivia Pilih Isyana untuk Lagu Pancasila Beraransemen Orkestra
Produser Olivia Zallianty memilih Isyana Sarasvati menyanyikan lagu Pancasila versi orkestra untuk menjangka...
Lee Jae Wook Bintangi Dead-End Job, Tayang 30 Oktober 2026
Lee Jae Wook membintangi serial Netflix Dead-End Job, tentang pekerja paruh waktu yang menerima tawaran berb...
Serial Fast & Furious Tayang 2028, Vin Diesel Jadi Produser
Peacock setujui serial Fast & Furious tayang 2028; Vin Diesel akan menjadi produser eksekutif dan proyek ber...